JOGJAKARTA – Kereta Api Argo Semeru jurusan Surabaya - Gambir Jakarta mengalami insiden anjlok di sekitar kawasan Kecamatan Sentolo, Kulon Progo, Jogjakarta.
Kejadian anjloknya kereta ini ini terjadi pada Selasa (17/10), sekitar pukul 13.35 WIB.
Salah satu penumpang Kereta Api Argo Semeru bernama Ferlynda mengatakan, dirinya tak menyangka akan mengalami nasib sial ini.
Menurutnya jika perjalanannya siang ini ke ibu kota bakal diwarnai dengan cerita tidak terlupakan.
“Kereta Argo Bromo Surabyaa - Gambir Jakarta itu berhenti di Jogjakarta. Kereta melesat kembali ke Gambir Jakarta pukul 12.56 WIB,” ujarnya.
Menurutnya, saat ini, kondisinya sudah dievakuasi. Lanjutnya, dirinya saat kejadian sedang berada di gerbong empat, eksekutif.
Mengutip jawapos.com, Ferlynda mengungkapkan, pasca insiden, kondisi gerbong penumpang dipenuhi teriakan.
Tak sedikit penumpang ketakutan setelah kereta Argo Bromo itu anjlok.
”Tapi, penumpang di gerbong well educated. Paniknya tak lama, setelah itu, kami coba untuk tenang bersama, lalu tarik napas kemudian keluar satu per satu,” terang Ferlynda.
Saat keluar dari gerbong, lanjut Ferlynda, pintu geser yang menghubungkan ke area gerbong penumpang sempat macet.
Butuh waktu beberapa menit untuk membuka pintu lalu keluar dari gerbong.
JawaPos.com telah mencoba menghubungi KAI DAOP 8 Surabaya.
Hingga kini, DAOP 8 KAI Surabaya masih terus melakukan koordinasi dengan pihak KAI DAOP terkait.
”Sebentar, kami akan update selanjutnya,” ujar Manager Humas KAI DAOP 8 Surabaya Luqman Arif.
Editor : Ali Mustofa