JOGJAKARTA - Insiden kecelakaan gerbong kereta api Argo Semeru anjlok terjadi di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta pada Selasa (17/10).
Kecelakaan itu terjadi di dekat Stasiun Menur, Sentolo, Kulon Progo.
Kejadian itu dilaporkan akun X @merapi_uncover pada Selasa (17/10) pukul 13.42 WIB.
“[Breaking News] lagi wae (baru saja) kereta anjlok di Kulonprogo,” tulisnya.
Dalam beberapa foto yang diunggah terlihat gerbong kereta api berhenti.
Baca Juga: BRAK...Begini Kronologi Gerbong Kereta Argo Semeru Anjlok di Kulon Progo Jogjakarta
Kemudian dalam video selanjutnya terlihat beberapa gerbong kereta yang anjlok, bahkan keluar dari rel.
Tampak gerbong kereta bahkan miring hampir jatuh terguling.
Sementara itu, para penumpang terlihat keluar dan menunggu di disekitar lokasi.
Tampak juga, dalam video lain terlihat dua kereta berhenti di jalur rel yang berdampingan.
Baca Juga: Gerbong Kereta Api Argo Semeru Anjlok, Penumpang Berhamburan Keluar!
Baca Juga: Ngeri! Begini Penampakan Gerbong Kereta Argo Semeru Ditabrak KA Argo Wilis di Kulon Progo Jogjakarta
"Argo Semeru anjlok bos, depan Stasiun Kali Menur yang lama,” ucap perekam video.
Dari informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Kudus kereta itu melayani rute Stasiun Surabaya Gubeng menuju Stasiun Gambir Jakarta pun via Yogyakarta.
Kereta Api Argo Semeru sendiri pertama kali beroperasi pada Kamis (1/6/2023).
Baca Juga: PROFIL KA Argo Semeru yang Anjlok di Kulon Progo : Layani Rute Surabaya–Gambir dan Miliki Layanan Suites Class
Tak hanya itu, kereta tersebut juga diketahui memiliki layanan Suite Class Compartment.
Diluncurkannya kelas baru tersebut bertujuan untuk memenuhi animo masyarakat yang gemar menggunakan layanan kereta api.
Selain itu, hal tersebut juga yang menjadi daya jual yang ditawarkan oleh PT KAI kepada masyarakat.
Diketahui, KA Argo Semeru memiliki sembilan gerbong dengan kapasitas maksimal 450 orang.
Sejumlah stasiun yang akan dilewati kereta kelas eksekutif ini terdiri dari Stasiun Mojokerto, Jombang, Kertosono, Nganjuk, Madiun, Solo Balapan, Kutoarjo, Kebumen, Kroya, Purwokerto, Cirebon, Bekasi, Jatinegara, dan berakhir di Stasiun Gambir.
Sementara nama Semeru dipilih sebagai perlambangan agar KA bisa terus berkembang dan tinggi seperti namanya.
KAI Daop 8 Surabaya Sampaikan Permohonan Maaf
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya memohon maaf atas adanya gangguan perjalanan KA imbas gangguan operasional di jalur hulu dan hilir, KM 520+4 petak jalan Stasiun Sentolo - Stasiun Wates di wilayah Daop 6 Yogyakarta akibat anjlogan KA Argo Semeru (KA 17) relasi Stasiun Surabaya Gubeng-Gambir.
Baca Juga: BRAK...Begini Kronologi Gerbong Kereta Argo Semeru Anjlok di Kulon Progo Jogjakarta
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, mengungkapkan saat ini petugas yang berada di lokasi sedang berupaya mengevakuasi KA Argo Semeru (KA 17) dan menormalisasi jalur agar dapat dilalui kembali.
Hingga pukul 15.15 wib, KA Argo Wilis relasi Bandung-Surabaya Gubeng, mengalami keterlambatan karena terdampak kejadian tersebut.
Baca Juga: Ngeri! Begini Penampakan Gerbong Kereta Argo Semeru Ditabrak KA Argo Wilis di Kulon Progo Jogjakarta
"KA Argo Wilis mengalami keterlambatan kedatangan dari yang seharusnya tiba di Stasiun Surabaya Gubeng pukul 17.35 wib," jelasnya.
Keberangkatan KA jarakjauh dari wilayah Daop 8 baik itu dari Stasiun Surabaya Gubeng dan Stasiun Malang, masih sesuai dengan jadwal keberangkatan KA.
"Kami akan terus berkordinasi dan menyampaikan informasi terbaru terkait perjalanan KA dari dan tujuan Surabaya," tambahnya. (*/khim)
Editor : Dzikrina Abdillah