Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Bukan Sianida! Ahli Forensik Djaja Atmadja Ungkap Temukan Ciri Maag Kronis di Tubuh Mirna Salihin

Dzikrina Abdillah • Minggu, 8 Oktober 2023 | 05:14 WIB
dr Djaja Surya Atmaja dalam podcast bersama dr Richard Lee
dr Djaja Surya Atmaja dalam podcast bersama dr Richard Lee

JAKARTA - Ahli forensik dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), dr Djaja Surya Atmadja masih meyakini Mirna Salihin bukan meninggal akibat racun Sianida.

Hal itu diungkapkan dr Djaja Surya Atmaja dalam podcast bersama dr Richard Lee, Jumat (6/10).

Dr Djaja mengaku tidak menemukan ciri-ciri dan mencium aroma sianida ketika pertama kali menangani jenazah Mirna Salihin.

Ia juga telah melihat hasil temuan ahli forensik Slamet Purnomo.

Karenanya dr Djaja7 tahun lalu ia mengungkapkan bahwa Mirna tidak menunjukkan ciri orang yang meninggal dunia akibat sianida.

Baca Juga: Pesan Menohok Kembaran Mirna Salihin Pasca Banyak Netizen Anggap Jessica Tak Bersalah di Kasus Kopi Sianida

"Dokter Slamet kan dipanggil ke persidangan, nah temuan dia itu ternyata nggak cocok sama sianida.," kata dr Djaja Surya Atmaja, Jumat (6/10/).

Karena, hasil pemeriksaan dr Slamet justru menunjukkan adanya darah hitam di dalam lambung dan tukak lambung yang sudah lama.

"Isinya di dalam lambung darahnya hitam. Terus, di dalam lambung itu ada tukak lambung, ada borok atau luka gitu yang sudah lama," kata dr Djaja Surya Atmadja.

Saat luka lambung Mirna Salihin itu diambil dan diperiksa oleh ahli forensik, hasilnya menunjukkan adanya monosit yang berarti terdapat maag kronis.

"Itu artinya maag kronis dan itu artinya perdarahan lambung. Tapi, temuannya nggak cocok sama sianida," kata dr Djaja Aurya Atmadja.

Menurut dr Djaja, ahli forensik mana pun sudah pasti akan menyimpulkan adanya perdarahan lambung bila menemukan darah hitam.

"Ada darah warna hitam (di lambung). Semua dokter forensik di mana pun kalau ada adarah hitam berarti darah kecampur sama asam lambung," katanya.

Namun, dr Djaja Surya Atmadja juga tak tahu pasti Mirna Salihin meninggal dunia akibat magh kronis dan minum kopi.

Karena, ia tidak melakukan autopsi menyeluruh pada jenazah anak Edi Darmawan.

Editor : Dzikrina Abdillah
#Mirna Salihin #Djaja Surya Atmadja #maag kronis #sianida