DEMAK - Peristiwa tragis terjadi di Madrasah Aliyah (MA) di Pilangwetan, Kecamatan Kebonagung, Demak.
Seorang siswa kelas X berinisial AR membacok leher gurunya sendiri saat membagikan kertas ujian, Senin (25/9).
Kronologi kejadian bermula saat pelaku AR datang ke kelas saat guru bernama Ali Fatkurrohman sedang membagikan kertas ujian tengah semester sekitar pukul 10.00 WIB.
Pelaku masuk dengan mengucapkan salam lalu membacok gurunya itu sebanyak tiga kali.
Hal itu diungkapkan Kapolsek Kebonangung, AKP Suwondo.
"ya ada seorang guru dibacok oleh muridnya. Jadi saat itu juga penjaga piket langsung meluncur ke TKP, saya suruh mengamankan TKP, kemudian mengantar korban yang dibacok ke rumah sakit," ujar AKP Suwondo, Senin (25/9).
Sementara itu Kepala Tata Usaha MA tersebut, Aenul Ibad menjelaskan, dari keterangan sejumlah siswa yang menyaksikan kejadian tersebut.
Saat itu pelaku masuk ketika sang guru membagikan kertas ujian tengah semester.
"Bapak ibu guru sedang membagikan soal ulangan. Iya ulangan tengah semester. (Anak) Masuk ke dalam ruangan, kemudian menyayatkan sajamnya sekitar pukul 10.00 WIB," ujarnya.
Setelah kejadian tersebut, proses pembelajaran dihentikan dan siswa dipulangkan.
"Iya (kemungkinan sudah bawa sajam dari rumah). Mungkin ada kesalahpahaman atau apa," imbuhnya.
Akibat kejadian tersebut guru mengalami kritis dan dilarikan ke dua rumah sakit yang berbeda.
Semula guru tersebut dilarikan ke rumah sakit terdekat Gubug kemudian dipindahkan ke Rumah Sakit Kariadi Semarang.
Kondisi korban saat ini sudah sadarkan diri, namun hanya dapat merespons pertanyaan tanpa bisa mengeluarkan suara.
Polisi masih mencari pelaku lantaran usai kejadian siswa tersebut langsung kabur.
Editor : Dzikrina Abdillah