JAKARTA - Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya menggrebek rumah produksi film porno di wilayah Jakarta Selatan, Senin (11/9).
Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Ade Safri Simanjuntak mengonfirmasi hal tersebut.
Ia mengungkap, total sebanyak 120 film yang telah diproduksi oleh produser rumah film itu sejak 202
Polisi mengungkap film porno yang diproduksi itu diperankan oleh artis, selebgram, hingga model.
"Adapun beberapa judul film yang dari 120 judul film yang ditransmisikan di 3 website dimaksud salah satunya adalah film 'Kramat Tunggak' yang sempat dilakukan pemblokiran oleh Kominfo di akhir bulan April tahun 2023," kata Ade Safri, Senin
"Selain itu, ada 10.000 pengguna yang sudah berlangganan dalam situs milik tersangka "Terdapat 10.000 pengguna yang terdaftar di salah situs milik tersangka," ujar Ade Safri dalam konferensi pers, Senin (11/9).
Menurutnya, tarif berlangganan mulai dari Rp 50.000 selama satu hari hingga Rp 500.000 selama 1 tahun.
Total, lima orang pelaku sudah mengantongi keuntungan sebanyak Rp 500 juta, dari rumah produksi tersebut.
"Jumlah keuntungan yang didapat tersangka kurang lebih satu tahun beroperasi, dimulai awal 2022, sudah sekitar Rp 500 juta," kata dia.
Sebelumnya, jajaran Polda Metro Jaya menggerebek rumah produksi film dewasa yang beroperasi di Jakarta Selatan.
Editor : Dzikrina Abdillah