Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Waduh! Kader PDIP Dipukul Ketua DPC Gerindra di Semarang, Hendrar Prihadi Bakal Bawa ke Ranah Hukum!

Dzikrina Abdillah • Sabtu, 9 September 2023 | 18:57 WIB
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Semarang Hendrar Prihadi.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Semarang Hendrar Prihadi.

SEMARANG - Viral di media sosial kader PDI Perjuangan (PDIP) yang mengalami pemukulan dari orang diduga kader Partai Gerindra di Semarang, Jawa Tengah.

Kejadian itu dibenarkan Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Semarang Hendrar Prihadi.

Ia juga menceritakan kronologi terjadinya pemukulan itu.

Hendrar mengatakan kejadian iti terjadi Jumat (8/9) pukul 21.45 WIB.

Kader PDIP yang bertempat tinggal di Kelurahan Bandara, Semarang Utara dihampiri oleh Ketua DPC Gerindra.

Hendrar mendapati informasi jika kader PDIP itu langsung dipukul tanpa menjelaskan duduk perkara sebelumnya.

Diketahui, alasannya pemukulan terhadap kader PDIP itu karena memasang bendera partai di sekitar perkampungan yang ditinggali Ketua Gerindra Semarang tersebut.

Atas indiden tersebut, Hendrar melaporkan peristiwa itu kepada Ketua DPD PDIP Jawa Tengah Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul serta Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.

Dia juga meminta arahan dan sikap serta langkah yang harus diambil dari situasi yang berkembang tadi malam tersebut.

“Dan perintah dari Pak Sekjen pagi hari ini pertama kami diminta untuk meredam emosi kawan-kawan supaya di Semarang itu tidak terjadi sebuah pertikaian yang keras antara dua partai kami dan Gerindra,” ucap dia.

“Supaya di Semarang itu tidak terjadi sebuah pertikaian yang keras antara dua partai kami dengan Gerindra,” ulang Hendrar.

Dia juga mengatakan, bahwa Sekjen Hasto meminta kepada jajaran PDIP Semarang untuk melaporkan persoalan tersebut ke ranah hukum.

"Jadi kami akan segera laksanakan setelah acara ini, kita lakukan dua perintah sekjen itu, meredam ekosi kawan-kawan dan melaporkan kasus ini ke kepolisian." ujarnya.

Sementara, Sekjen Hasto mengatakan bahwa peristiwa ini menjadi sangat penting untuk menunjukan kualitas demokrasi yang beradab dan demokrasi yang berdasarkan nilai-nilai Pancasila.

Selain itu, dia juga menilai Demokrasi tidak boleh mengedepankan suatu emosi, apalagi memaksakan kehendak.

“Dari hal yang sederhana, melempar handphone saja itu tidak diizinkan dalam alam demokrasi yang baik, apalagi melakukan suatu tindak kekerasan, karena itulah kami sangat menyesalkan terhadap suatu-suatu tindakan arogansi apalagi menggunakan intimidasi menggunakan kekerasan, itu tidak boleh di dalam alam demokrasi kita,” jelas Hasto.

Lebih jauh, Hasto memerintahkan untuk tidak boleh melakukan suatu hal yang sifatnya justru semakin buruk.

“Kita harus membangun kondusivitas di dalam alam demokrasi kita yang berkebudayaan, sehingga langkah menempuh proses hukum itu merupakan hal yang sangat positif,” ungkap Hasto.

“Dalam politik itu akal sehat harus dikedepankan, dalam politik itu senyum harus dikedepankan. Sehingga apa yang dilakukan oleh Pak Hendi, kami memberikan dukungan sepenuhnya,” tutup Hasto.

Editor : Dzikrina Abdillah
#pdip #ketua dpc gerindra #semarang #dipukul #hendrar prihadi #kader pdip