Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Soal Ditolaknya Cak Imin di Acara MTQ Internasional, Bupati Tanah Laut : Itu Masalah Bagi Saya!

Abdul Rokhim • Kamis, 7 September 2023 | 17:10 WIB

Ketua Umum PKB sekaligus Calon Wakil Presiden RI 2024 Cak Imin bakal menjalani pemeriksaan terkait dugaan kasus korupsi pengawasan TKI pada Kamis (7/9).
Ketua Umum PKB sekaligus Calon Wakil Presiden RI 2024 Cak Imin bakal menjalani pemeriksaan terkait dugaan kasus korupsi pengawasan TKI pada Kamis (7/9).


TANAH LAUT
- Bupati tanah laut, Sukamta buka suara terkait penolakan bakal calon wakil presiden Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) sekaligus Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dalam acara MTQ internasional di Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, Selasa (5/9) lalu.

Orang nomor satu di Kabupaten Tanah laut tersebut menjelaskan bahwa duduk permasalahan itu dimulai dari kegiatan yang rencananya adalah 'Gema Al-Quran' yang mana kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Pemkab Tanah Laut melalui APBD.

Baca Juga: Begini Kronologi Ditolaknya Cak Imin Oleh Bupati Tanah Laut saat Buka MTQ Nasional

Namun, kegiatan itu justru berubah menjadi Musabaqah Tilawatil 1 (MTQ) Nasional-Internasional setelah berkolaborasi dengan Jam'iyatul Qurra' wal Huffazh Nahdlatul Ulama (JQHNU).

Setelahnya, acara tersebut sepengetahuannya akan dibuka oleh Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin. Namun, alangkah terjutnya, bahwa acara tersebut justru dibuka oleh Cak Imin.

"Kalau yang membuka Pak Wapres atau Pak Menteri Agama. Oke saya setuju kalau begitu," ujarnya dilansir dari Viva pada Kamis (7/9).

Baca Juga: KPK Minta Cak Imin Kooperatif Saat Menjadi Saksi Kasus Dugaan Korupsi Pengawasan TKI Kemnaker

Lebih lanjut, kata Sukamta, pihaknya mengaku menolak Muhaimun Iskandar atau Cak Imin lantaran dalam susunan acara (rundown) yang bersangkutan jelas terpampang atas nama Ketua Umum PKB.

Dirinya pun lantas merasa keberatan akan hal tersebut. Lantaran, ia merasa bahwa hal tersebut menyalahi aturan yang ada.

"Jelas di situ saya dikasih jadwal itu Ketua Umum PKB. Ini acara diselenggarakan melalui APBD tentu tidak boleh dong ketua partai membuka, pasti itu masalah dong bagi saya," katanya.

Cak Imin Buka Suara

Sementara itu, Cak Imin mengatakan, bahwa undangan dirinya untuk membuka kegiatan itu sudah dirancang sedari lama.

"Ini sudah dirancang lama, saya diminta sebagai Wakil Ketua DPR membuka MTQ tingkat internasional," katanya kepada wartawan, Rabu (6/9).

Namun, ia mengatakan bahwa saat tiba di lokasi, tetiba Saifullah Ma'shum menyampaikan padanya bahwa Bupati Tanah Laut Sukamta tak berkenan Ketua Umum PKB itu membuka acara tersebut.

Baca Juga: Panggil Cak Imin Terkait Kasus Dugaan Korupsi Pengawasaan TKI, KPK : Tak Ada Kaitan Politik

"Sudah sampai di sana tiba tiba KH Saifullah Ma'shum menyampaikan kepada saya bahwa permohonan maaf sambil nangis-nangis, pak bupati gak berkenan dan lebih baik tidak ada acara MTQ daripada saya yang membuka," bebernya.

Setelah itu, Cak Imin mengaku tak keberatan dan akan hadir saja sebagai orang biasa dalam kegiatan tersebut karena sudah nanggung di lokasi.

"Saya akan menonton saja. Hadir dan menonton. Tidak usah membuka," ucapnya.

Namun, ternyata kehadiran Cak Imin di dalam kegiatan MTQ Internasional itu pun tak diinginkan oleh Bupati Tanah Laut.

"Saya kemudian salat, kemudian seletah salat pak kiai Saifullah Ma'shum datang lagi ke saya, hadir pun pak bupati berkeberatan. Bupati keberatan saya hadir," ungkapnya.

"Akhirnya saya daripada mengganggu acara itu, saya lihat panggungnya sudah siap semua, daripada merusak acara, saya menyatakan pada pak kiai Saifullah Ma'shum saya marah," imbuhnya sembari tertawa.

Baca Juga: Kecewa Berat Cak Imin Digadang Cawapres, Demokrat Jepara Lepas Baliho Anies Baswedan

Sambil seolah bercanda, ia mengatakan marah karena merasa rugi lantaran harga tiketnya dari Jakarta ke Banjarmasin jadi sia-sia.

"Yang kedua marahnya, karena saya capek sebetulnya untuk kesini. Ternyata sampe sini sampean gak jelas ngundang saya. Tau gitu gak usah ngundang saya," kata Cak Imin sambil nyengir.

Lebih jauh lagi, ia akhirnya meminta untuk minimal dapat berfoto dengan backdrop acara MTQ Internasional itu. Namun, backdrop yang ternyata merupakan dari videotron, malah dimatikan.

"Backdropnya videotron ternyata dimatikan, tidak bisa dilihat. Dan saya putuskan untuk pulang," pungkas Cak Imin. (*)

 

Editor : Abdul Rokhim
#bupati tanah laut #cak imin #Ditolak #internasional #mtq #penolakan cak imin