Gempar! Dosen UIN Solo Ditemukan Meninggal, Polisi: Ada Tanda-tanda Kekerasan

Dzikrina Abdillah • Dipublikasikan Jumat, 25 Agustus 2023 | 02:30 WIB
Ucapan duka cita dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Solo atas nama Wahyu Dian Silviani.
Ucapan duka cita dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Solo atas nama Wahyu Dian Silviani.

SUKOHARJO - Mayat perempuan ditemukan di perumahan Graha Sejahtera, Desa Tempel, Kecamatan Gatak, Sukoharjo, Kamis (24/8).

Diketahui korban merupakan dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Solo atas nama Wahyu Dian Silviani.

Saat ditemukan pukul 13.30 WIB, dengan kondisi tertumpuk kasur dan terdapat tanda-tanda kekerasan.

Kapolres Sukoharjo AKBP Sigit mengatakan saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan atas kasus tersebut.

"Diimbau untuk seluruh masyarakat perumahan ini agar tetap tenang dan tidak gundah. Manakala ada masyarakat yang bisa memberikan bantuan berupa informasi kami persilakan. Dugaan masih dalam penyelidikan bisa macam-macam, entah itu pacaran, iri atau lainnya, kami belum tahu. Ada tanda-tanda kekerasan. Sementara info dari tetangga begitu. Saat ini tengah dibawa ke RSUD Dr Moewardi untuk dilakukan pemeriksaan," ungkap Sigit.

Korban ditemukan tak bernyawa di dalam rumah yang dia tumpangi di perumahan kawasan Desa Tempel, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo. 

"Saya membenarkan bahwa hari ini, informasi dari polsek pukul 13.32 WIB ada penemuan mayat di Perumahan. Inisial W, perempuan, usia 34 tahun. Kami tengah melaksanakan penyelidikan," kata Sigit kepada awak media, Kamis (24/8).

Saat ini, garis polisi telah dipasang di tempat kejadian perkara (TKP). Polisi bersama tim medis masih melakukan oleh TKP.

Sigit meminta kepada masyarakat yang bisa memberikan informasi, untuk melaporkan kepada pihak kepolisian.

Hal ini untuk mengungkap penyebab kematian korban.

"Dugaan masih lidik. Tapi ada tanda-tanda kekerasan," ucap Sigit.

Editor : Dzikrina Abdillah
dosen penemuan mayat Dosen UIN Raden Mas Said Surakarta ditemukan meninggal Dosen UIN Raden Mas Said Surakarta UIN Raden Mas Said