Kapolsek Ciracas Kompol Jupriono membenarkan peristiwa penusukan yang menyebabkan seorang sopir bus TransJakarta meninggal. Kini kasus tersebut diusut polisi.
Menurut Jupriyono, sekitar pukul 23.19 WIB ada dua orang saksi yang melihat korban sedang mengobrol dengan seseorang.
"Keterangan saksi ada dua motor, termasuk motor korban," kata Jupriono, Rabu (23/11), dikutip beritasatu.com.
Jupriono menceritakan, dari hasil penyelidikan sementara jajaran Unit Reskrim Polsek Ciracas, sebelum tewas Randi juga sempat terlibat cekcok dengan seorang pengendara sepeda motor.
“Korban dan pengendara sepeda motor yang belum diketahui identitasnya itu kemudian terlibat perkelahian,” ujar Jupriono.
Menurut Jupriono, sekitar 10 menit setelah perkelahian itu warga mendapati Randi yang saat kejadian mengenakan jaket PT TransJakarta sudah dalam keadaan terkapar. Sedangkan pelaku sudah melarikan diri.
"Korban mengalami luka tusuk di dada sebelah kanan. Dari hasil olah TKP yang sudah kita lakukan telepon korban hilang. Untuk sepeda motor korban masih ada," ujar Jupriono.
Jupriono mengatakan, jenazah Randi sudah dibawa ke Instalasi Forensik Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk keperluan autopsi dan penyelidikan kasus.
Editor : Ali Mustofa