"Ada sekitar 12 mobil Rubicon yang mau masuk, dihadang petugas TNBTS (Taman Nasional Bromo Tengger Semeru)," jelas Kapolsek Tosari AKP Dedy Suryo Cahyono, Selasa (22/11).
Ini 5 fakta rombongan Rubicon paksa masuk kawasan Bromo hingga cekcok dengan petugas:
1. Rombongan Rubicon Bawa-bawa Nama Gubernur Khofifah
Dalam video viral itu, terdengar rombongan Rubicon membawa-bawa nama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Mereka mengaku diundang dalam acara Fashion Show Bromo.
Salah seorang rombongan Rubicon yang turun menyebut bahwa acara tersebut berlangsung pada Minggu (20/11).
"Acara tanggal 20 (November), minggu besok. Tanggal 20 acaranya gubernur," katanya.
Kemudian petugas TNBTS menjelaskan bahwa acara Fashion Show Bromo yang dimaksud baru akan digelar 3 Desember mendatang.
2. Rombongan Rubicon Langgar Aturan
Koordinator Pelaku Wisata Bromo Widian Singgih menyebut rombongan Rubicon tak mematuhi aturan setempat. Mereka tidak mengantongi Surat Izin Masuk Kawasan Konservasi (Simaksi).
"Siapapun yang mau ke Bromo dengan mobil atau roda empat, harus berganti dengan kendaraan masyarakat lokal. Kalaupun memakai roda empat, itu harus ada izin dan Simaksi dari TNBTS," jelas Singgih.
3. Rombongan Rubicon Merupakan Pengusaha Asal Surabaya
Plt Camat Tosari Hendi mengatakan, setelah ditelusuri rombongan Rubicon itu merupakan seorang pengusaha asal Surabaya.
"Informasinya seorang pengusaha dari Surabaya," kata Hendi.
4. TNBTS Pastikan Semua Komunitas Kendaraan Dilarang Masuk Bromo
TNBTS menyebut, saat ini semua komunitas kendaraan memang dilarang masuk ke Bromo. Jadi bukan hanya rombongan Rubicon yang tidak diizinkan ke Bromo. Keputusan itu dibuat setelah kejadian ratusan Pajero masuk ke lautan pasir Bromo pada Agustus lalu.
"Kami tidak mengeluarkan Simaksi untuk komunitas kendaraan bermotor sejak Agustus 2022," tegas Kepala Sub Bagian Data, Evaluasi, Pelaporan dan Humas TNBTS Sarif Hidayat.
5. Pemprov Jatim Geram Rombongan Rubicon Bawa-bawa Nama Gubernur
Pemprov Jatim geram dengan rombongan Rubicon yang bawa-bawa nama Gubernur Khofifah saat cekcok dengan petugas TNBTS. Pemprov menegaskan, tidak ada kegiatan di Bromo pada 20 November.
"Tidak ada, Pemprov Jatim tidak ada kegiatan pada 20 November 2022. Dan mereka bukan dari Pemprov Jatim atau undangan Pemprov Jatim," tegas Kabiro Adpim Setdaprov Jatim Ali Kuncoro. Editor : Kholid Hazmi