Sebelas anggota OMEGA X, Jaehan, Junghoon, Sebin, Jaehyun, Kevin, Hwichan, Taedong, Hyuk, XEN, Hangyeom, dan Yechan hadir bersama kuasa hukum mereka.
Di sini, leader grup Jaehan menyatakan bahwa selama ini mereka tetap bertahan dengan kondisi tertekan karena takut akan kehilangan popularitas yang tengah dimilikinya.
"Alasan mengapa kami tidak bisa menahan diri dan tetap diam tentang semua ini sampai sekarang adalah karena kami takut kesempatan terakhir kami (untuk sukses sebagai artis) akan hilang jika kami tidak melakukannya," ungkap Jaehan.
"Demi penggemar yang mempercayai kami, mendukung kami, dan menunggu kami, kami harus bertahan. Sebagai anggota tertua dan pemimpin (OMEGA X), melihat para anggota berjuang dan kelelahan, saya takut dan khawatir impian kami akan runtuh. Saya ingin melindungi OMEGA X," sambungnya.
Semua anggota memiliki mimpinya masing-masing, tetapi mereka selalu ditindas dan diperlakukan tidak pantas oleh pihak agensi.
"Kami sampai pada titik di mana kami tidak dapat menahannya lebih lama lagi. Bagi siapa pun yang menerima perlakuan tidak adil dan bagi mereka yang juga memiliki mimpi, kami memutuskan untuk mengumpulkan keberanian (untuk angkat bicara)," ujar Jaehan.
Sementara CEO Spire Entertainment, Kang Seong Hee sekarang sudah mengundurkan diri, OMEGA X mengungkapkan bahwa mereka juga pernah mengalami pelecehan secara seksual. Para anggota juga mendapatkan kekerasan secara verbal hingga diancam pembunuhan.
"Termasuk menyentuh paha kami, memegang tangan kami, dan menyentuh wajah kami, dia biasanya melecehkan kami secara seksual. Selain sering mengatakan hal-hal seperti 'jika Anda ingin terus melakukan OMEGA X lebih baik kamu terus merangkak (di kakiku)', 'Aku akan membunuhmu', dan kata-kata yang lebih kasar secara verbal, dia membuat anggota kami gemetar ketakutan dengan mengancam dia akan bunuh diri," jelasnya. Editor : Kholid Hazmi