Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Parasut Gagal Mengembang, Prajurit TNI AU Jatuh Dari Ketinggian 1600 Kaki, Ini Faktanya!

Kholid Hazmi • Kamis, 10 November 2022 | 16:05 WIB
Ilustrasi terjun payung (Pixabay/skeeze_)
Ilustrasi terjun payung (Pixabay/skeeze_)
JAKARTA- Salah satu prajurit Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) berinisial SKS alami insiden ketika mengikuti misi latihan penerjunan. Ia jatuh dari ketinggian 1600 kaki setelah gagal mengembangkan parasut saat latihan tersebut.

Kepala Penerangan Kopasgat Kolonel Gunawan mengungkapkan prajurit tersebut jatuh dari ketinggian 1600 kaki atau 500 meter ketika menjalani latihan di Landasan Udara (Lanud) Sulaiman, Bandung, Jawa Barat, Selasa (8/11) sekitar pukul 10.30 WIB.

Ia menyebut faktor penyebab patasut gagal mengembang karena beberapa tali parasut putus, yang mengakibatkan prajurit tersebut jatuh.

“Kejadiannya Selasa, 8 November 2022 sekitar 10.30 WIB, prajurit Kopasgat berinisial SKS,” kata Gunawan.

“Faktor materiil, ada beberapa tali parasut yang terputus,” tambahnya.

Akibat kejadian tersebut SKS alami patah tulang, dan langsung ditangani oleh pihak medis.

“Prajurit tersebut mengalami patah tulang pinggang kanan, (saat ini) dirawat RS TNI AU Salamun, Bandung,” jelas Gunawan.

Gunawan juga menjelaskan, proses latihan sudah melalui tahapan teknis yang sesuai dengan aturan. Proses tersebut dari pemeriksaan kelayakan parasut, tata cara melipat parasut, hingga menggunakannya di udara.

"Artinya semua itu kan tidak ada unsur kesengajaan ya, karena semua sudah melalui suatu teknisi yang berkenaan dengan penggunaan payung ya," jelas Gunawan.

  Editor : Kholid Hazmi
#Prajurit TNI AU Jatuh #prajurit jatuh #fakta prajurit TNI jatuh #berita hari ini