Anak Menangis Langsung Diberi HP? Hati-Hati, Ini Dampaknya bagi Tumbuh Kembang Anak

Azka Ilham Najan • Dipublikasikan Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:44 WIB
PENGGUNAAN HP: Seorang anak bermain ponsel di tengah aktivitas sehari-hari.
PENGGUNAAN HP: Seorang anak bermain ponsel di tengah aktivitas sehari-hari.

RADAR KUDUS – Memberikan ponsel kepada anak saat menangis kerap menjadi cara praktis bagi orang tua untuk menenangkan suasana.

Video kartun, permainan, atau tontonan menarik memang dapat mengalihkan perhatian anak dalam waktu singkat.

Namun, jika terus dilakukan, kebiasaan ini perlu diperhatikan karena dapat memengaruhi cara anak belajar mengelola emosi dan membentuk kebiasaan penggunaan gawai.

Pada masa pertumbuhan, anak masih belajar mengenali perasaan seperti sedih, kecewa, marah, dan bosan.

Mereka juga membutuhkan pendampingan untuk memahami cara mengekspresikan emosi dengan tepat.

Ketika ponsel selalu diberikan setiap kali anak menangis, anak berpotensi terbiasa mengandalkan layar untuk menenangkan diri.

Baca Juga: NCT WISH Siap Gelar Konser Solo Pertama di Gocheok Sky Dome, Jakarta Masuk Tur World Tour

Dampak yang Perlu Diwaspadai

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan orang tua ketika anak terlalu sering diberi ponsel untuk menghentikan tangisan.

Meski demikian, dampaknya tidak selalu sama pada setiap anak.

Usia, durasi penggunaan, jenis konten, serta pendampingan orang tua turut memengaruhi pengalaman anak saat menggunakan gawai.

Cara Menenangkan Anak Tanpa Selalu Memberikan HP

Orang tua tidak harus langsung melarang seluruh penggunaan ponsel.

Hal yang lebih penting adalah membangun kebiasaan yang sehat dan membantu anak memahami emosinya.

Untuk anak usia di bawah dua tahun, penggunaan layar sebaiknya sangat dibatasi dan mengutamakan interaksi langsung, dengan pengecualian seperti panggilan video bersama pendampingan orang dewasa.

Pada anak yang lebih besar, waktu layar perlu disesuaikan dengan usia, kebutuhan, dan keseimbangan aktivitas sehari-hari.

Memberikan ponsel sesekali bukan berarti orang tua melakukan kesalahan.

Namun, jika gawai selalu menjadi pilihan pertama setiap kali anak menangis, kebiasaan tersebut sebaiknya mulai dievaluasi.

Pendampingan, komunikasi, dan rutinitas yang konsisten membantu anak belajar menghadapi emosi sekaligus membangun hubungan yang lebih baik dengan orang tua.

Editor : Ali Mustofa
anak menangis diberi HP dampak HP pada anak penggunaan gadget pada anak cara menenangkan anak tips parenting