RADAR KUDUS – Kalau pernah melihat seseorang menulis “Aku anaknya INFP” atau “Pantas dia ENTP”, berarti kamu mungkin sudah tidak asing dengan MBTI.
Empat huruf yang terlihat sederhana ini ternyata punya banyak pembahasan menarik tentang cara seseorang melihat dunia, berkomunikasi, hingga mengambil keputusan.
MBTI atau Myers-Briggs Type Indicator membagi kecenderungan kepribadian menjadi 16 tipe.
Setiap tipe memiliki kombinasi empat huruf yang berasal dari pasangan preferensi Introversion-Extraversion, Sensing-Intuition, Thinking-Feeling, dan Judging-Perceiving.
Lantas, seperti apa karakter dari masing-masing tipe? Apakah tipe MBTI kamu sesuai dengan gambaran berikut?
1. ISTJ – Si Teratur yang Bisa Diandalkan
Buat ISTJ, sesuatu yang jelas dan terencana biasanya terasa lebih nyaman.
Mereka cenderung menyukai aturan, memperhatikan detail, dan serius ketika sudah memiliki tanggung jawab.
Bukan berarti selalu kaku, tetapi ISTJ umumnya lebih percaya pada sesuatu yang sudah terbukti dan bisa diandalkan.
Ketika mendapat tugas, mereka cenderung memilih menyelesaikannya dengan baik daripada sekadar asal selesai.
2. ISFJ – Si Perhatian yang Diam-Diam Peduli
ISFJ sering menunjukkan kepedulian melalui hal-hal sederhana.
Mengingat kebutuhan orang lain, membantu ketika dibutuhkan, atau memastikan sesuatu berjalan dengan baik bisa menjadi cara mereka menunjukkan perhatian.
Mereka biasanya menyukai suasana yang aman dan harmonis.
Tak heran jika ISFJ sering dikenal sebagai sosok yang dapat diandalkan oleh orang-orang di sekitarnya.
3. INFJ – Si Pemikir yang Punya Pandangan Mendalam
INFJ biasanya tidak hanya melihat sesuatu dari permukaannya.
Mereka cenderung tertarik mencari makna, memahami orang lain, dan memikirkan bagaimana sesuatu dapat berkembang di masa depan.
Mereka juga memiliki nilai pribadi yang cukup kuat. Ketika sudah percaya pada suatu tujuan, INFJ bisa sangat serius untuk memperjuangkannya.
4. INTJ – Si Strategis yang Suka Punya Rencana
Kalau ada tipe yang senang memikirkan langkah berikutnya, INTJ bisa menjadi salah satunya.
Mereka cenderung mandiri, suka menyusun strategi, dan tertarik mencari cara paling efektif untuk mencapai tujuan.
INTJ juga biasanya menikmati proses memecahkan masalah.
Daripada mengikuti sesuatu hanya karena sudah menjadi kebiasaan, mereka bisa saja bertanya, “Memangnya ada cara yang lebih baik?”
5. ISTP – Si Praktis yang Suka Langsung Mencoba
ISTP cenderung tidak terlalu suka berlama-lama dengan teori ketika masalah sudah ada di depan mata.
Mereka lebih tertarik melihat bagaimana sesuatu bekerja dan mencari solusi yang bisa langsung diterapkan.
Tipe ini juga cukup fleksibel menghadapi perubahan. Situasi mendadak bukan selalu menjadi masalah karena ISTP cenderung mampu menyesuaikan diri dengan keadaan.
6. ISFP – Si Tenang yang Mengikuti Kata Hati
ISFP biasanya memiliki pembawaan yang tenang dan lebih suka menjalani sesuatu dengan caranya sendiri.
Mereka cenderung menghargai kebebasan serta pengalaman yang bisa dinikmati secara langsung.
Di balik sikapnya yang kalem, ISFP dapat memiliki prinsip yang kuat.
Mereka biasanya tahu hal-hal apa yang penting bagi dirinya, meskipun tidak selalu mengungkapkannya secara terang-terangan.
7. INFP – Si Idealis yang Punya Dunia Sendiri
INFP sering dikaitkan dengan pribadi yang penuh imajinasi dan memiliki nilai hidup yang kuat.
Mereka cenderung memikirkan apakah sesuatu sesuai dengan prinsip yang mereka percaya.
Tipe ini juga biasanya terbuka terhadap berbagai kemungkinan.
Karena itu, INFP dapat menikmati kegiatan yang memberi ruang untuk berpikir, berkreasi, dan mengeksplorasi ide.
8. INTP – Si Penasaran yang Suka Membongkar Ide
Bagi INTP, pertanyaan “kenapa?” bisa menjadi awal dari pembahasan yang panjang.
Mereka senang menganalisis sesuatu, mencari pola, dan memahami bagaimana sebuah gagasan bekerja.
Ketika menemukan topik yang menarik, rasa ingin tahu mereka bisa membuat satu pertanyaan berkembang menjadi banyak pertanyaan baru.
Mereka juga cenderung menikmati kebebasan untuk mengeksplorasi pemikiran sendiri.
9. ESTP – Si Spontan yang Suka Tantangan
ESTP lebih nyaman belajar dari pengalaman langsung.
Mereka cenderung cepat melihat apa yang sedang terjadi dan mencari tindakan yang bisa dilakukan saat itu juga.
Tipe ini biasanya cukup spontan dan mudah beradaptasi.
Rutinitas yang terlalu monoton bisa terasa kurang menarik dibandingkan aktivitas yang memberikan pengalaman baru.
10. ESFP – Si Ceria yang Menikmati Momen
ESFP biasanya mudah menikmati suasana di sekitarnya.
Mereka cenderung terbuka, ramah, dan senang terlibat dalam berbagai aktivitas bersama orang lain.
Bagi tipe ini, pengalaman langsung bisa menjadi cara yang menyenangkan untuk belajar.
Mereka juga biasanya lebih mudah beradaptasi ketika berada dalam lingkungan baru.
11. ENFP – Si Penuh Ide yang Selalu Melihat Kemungkinan
ENFP dikenal memiliki rasa ingin tahu yang tinggi.
Satu ide bisa berkembang menjadi banyak kemungkinan baru di kepala mereka.
Mereka juga cenderung antusias ketika menemukan sesuatu yang menarik.
Lingkungan yang memberi kesempatan untuk berkreasi, bertemu orang baru, dan mencoba pengalaman berbeda biasanya dapat membuat ENFP lebih bersemangat.
12. ENTP – Si Suka Tantangan dan Adu Gagasan
ENTP biasanya tidak takut mempertanyakan sesuatu.
Mereka justru dapat menikmati diskusi yang membuat mereka harus berpikir lebih jauh.
Tipe ini senang mengeksplorasi kemungkinan dan mencari alternatif dari suatu masalah.
Ide baru biasanya lebih menarik daripada melakukan hal yang sama berulang kali.
13. ESTJ – Si Tegas yang Suka Semuanya Jelas
ESTJ cenderung menyukai sistem yang teratur dan tujuan yang jelas.
Ketika ada pekerjaan yang harus diselesaikan, mereka biasanya ingin tahu apa yang perlu dilakukan dan bagaimana hasilnya bisa dicapai.
Mereka juga cukup tegas dalam mengambil keputusan.
Bagi ESTJ, rencana yang baik akan lebih berguna jika benar-benar dijalankan.
14. ESFJ – Si Ramah yang Senang Membantu
ESFJ biasanya mudah memperhatikan kondisi orang-orang di sekitarnya.
Mereka cenderung menikmati kebersamaan dan berusaha menjaga hubungan tetap baik.
Dalam kelompok, ESFJ bisa menjadi orang yang memastikan semua orang tetap terlibat.
Kepedulian mereka sering terlihat dari tindakan sehari-hari, bukan sekadar perkataan.
15. ENFJ – Si Penggerak yang Pandai Memahami Orang
ENFJ biasanya memiliki ketertarikan besar pada orang lain.
Mereka cenderung mudah memperhatikan perasaan dan kebutuhan orang di sekitarnya.
Tidak hanya memahami, ENFJ juga sering terdorong untuk membantu orang lain berkembang.
Mereka bisa menjadi sosok yang mendorong teman atau kelompoknya agar lebih percaya diri dan bergerak menuju tujuan bersama.
16. ENTJ – Si Pemimpin yang Berorientasi pada Tujuan
ENTJ biasanya nyaman ketika harus menentukan arah dan menyusun strategi.
Mereka cenderung melihat gambaran besar, menetapkan target, lalu memikirkan langkah yang diperlukan untuk mencapainya.
Ketika menemukan sistem yang dianggap kurang efektif, ENTJ biasanya tidak ragu mencari cara untuk memperbaikinya.
Bagi mereka, memiliki tujuan saja belum cukup tanpa langkah yang jelas untuk mewujudkannya.
Baca Juga: Kenali Kepribadianmu! Ini 10 Rekomendasi Website Tes MBTI Gratis yang Patut Kamu Coba
Jadi, Kamu Tipe MBTI yang Mana?
Setelah melihat 16 tipe di atas, mungkin ada satu tipe yang terasa paling “kamu banget”.
Namun, jangan buru-buru menjadikan empat huruf tersebut sebagai label diri.
MBTI lebih tepat digunakan sebagai cara untuk mengenali kecenderungan diri, bukan untuk menentukan seluruh kepribadian seseorang.
Manusia tetap bisa berubah, belajar, dan menunjukkan sisi yang berbeda tergantung situasi yang dihadapi.
Jadi, kalau hasil tes menunjukkan kamu seorang INFP, bukan berarti semua sifatmu harus cocok dengan INFP.
Begitu pula jika hasilnya berbeda ketika mengikuti tes di lain waktu.
Empat huruf memang bisa menjadi awal yang menarik untuk mengenal diri sendiri.
Tetapi pertanyaan berikutnya justru lebih menarik: seberapa benar MBTI dalam menggambarkan kepribadian manusia?
Editor : Ali MustofaSumber : google.com