Sedang Diet? 5 Makanan Ini Sebaiknya Jangan Dimakan saat Malam Hari

Mahendra Aditya Restiawan • Dipublikasikan Kamis, 1 Oktober 2026 | 19:16 WIB
Ilustrasi keracunan makanan
Ilustrasi keracunan makanan

RADAR KUDUS - Menjalani program diet bukan berarti harus menahan lapar sepanjang malam. Namun, pilihan makanan yang dikonsumsi menjelang tidur tetap perlu diperhatikan, terutama jika tujuan utamanya adalah mengontrol berat badan.

Malam hari sering menjadi waktu ketika seseorang lebih mudah tergoda untuk ngemil. Setelah beraktivitas seharian, makanan tinggi kalori, manis, atau gurih terasa semakin menarik. Masalahnya, makanan seperti ini sering dikonsumsi tanpa memperhatikan porsi sehingga asupan energi harian menjadi lebih tinggi dari yang direncanakan.

Bukan berarti semua makanan tertentu otomatis menyebabkan berat badan bertambah jika dimakan malam hari. Faktor yang lebih penting adalah jumlah kalori secara keseluruhan, kualitas makanan, porsi, aktivitas fisik, dan pola makan dalam satu hari.

Meski begitu, ada beberapa jenis makanan yang sebaiknya dibatasi pada malam hari ketika sedang diet karena relatif mudah membuat asupan kalori berlebihan.

1. Gorengan

Gorengan seperti bakwan, tahu isi, tempe goreng, pisang goreng, dan cireng memang sulit ditolak sebagai camilan malam. Namun, makanan yang digoreng dapat mengandung kalori dan lemak cukup tinggi, terutama jika dikonsumsi dalam jumlah banyak.

Ukuran gorengan yang kecil juga sering membuat seseorang merasa tidak sedang makan banyak. Padahal, beberapa potong sekaligus dapat menambah asupan energi secara signifikan.

Jika lapar pada malam hari, pilihan makanan yang lebih mengenyangkan dengan kandungan protein atau serat dapat dipertimbangkan. Bila tetap ingin makan gorengan, perhatikan jumlahnya agar tidak berlebihan.

2. Makanan dan Minuman Manis

Makanan manis seperti donat, kue, martabak manis, biskuit, dan dessert juga sebaiknya tidak terlalu sering menjadi pilihan saat malam.

Selain makanan, minuman seperti teh manis, kopi dengan tambahan gula, minuman boba, atau minuman kemasan juga dapat menyumbang banyak kalori tanpa membuat kenyang dalam waktu lama.

Ketika sedang diet, konsumsi gula tambahan sebaiknya tetap diperhatikan. Memilih air putih atau minuman tanpa tambahan gula dapat menjadi alternatif yang lebih sederhana ketika merasa haus pada malam hari.

3. Mi Instan

Mi instan sering menjadi pilihan praktis ketika lapar pada malam hari. Rasanya yang gurih dan cara memasaknya yang cepat membuat makanan ini mudah menjadi menu andalan.

Namun, satu porsi mi instan belum tentu memberikan rasa kenyang yang bertahan lama. Selain itu, kandungan natriumnya juga perlu diperhatikan, terutama jika dikonsumsi terlalu sering.

Jika tetap ingin makan mi pada malam hari, menambahkan sumber protein dan sayuran dapat membantu membuat menu lebih lengkap. Porsi juga perlu disesuaikan dengan kebutuhan energi harian.

4. Keripik dan Camilan Kemasan

Keripik kentang, kerupuk, biskuit, dan berbagai camilan kemasan sering menjadi makanan yang dikonsumsi sambil menonton televisi atau bermain ponsel.

Masalahnya, makanan ringan seperti ini mudah dimakan berulang kali tanpa benar-benar menyadari jumlah yang sudah dikonsumsi. Rasa gurih juga dapat membuat seseorang terus mengambil camilan dari kemasannya.

Jika sedang diet, sebaiknya jangan langsung makan dari kemasan besar. Ambil secukupnya ke dalam wadah sehingga porsinya lebih mudah dikontrol.

5. Makanan Cepat Saji

Burger, pizza, ayam goreng tepung, kentang goreng, dan makanan cepat saji lainnya juga sebaiknya tidak terlalu sering dikonsumsi sebagai menu malam ketika sedang mengatur berat badan.

Kombinasi makanan berkalori tinggi, saus, keju, makanan yang digoreng, dan minuman manis dapat membuat total asupan energi dalam satu kali makan menjadi cukup besar.

Bukan berarti makanan cepat saji harus sepenuhnya dihilangkan dari pola makan. Namun, frekuensi dan porsinya perlu diperhatikan, terutama jika dikonsumsi pada malam hari ketika aktivitas fisik setelah makan cenderung lebih sedikit.

Pada akhirnya, diet yang sehat tidak harus berarti menghindari makan malam atau menghapus seluruh makanan favorit. Yang lebih penting adalah menjaga keseimbangan asupan sepanjang hari, memperhatikan ukuran porsi, memilih makanan yang lebih bernutrisi, serta menyesuaikannya dengan kebutuhan tubuh.

Jika merasa lapar pada malam hari, jangan langsung menganggap rasa lapar sebagai tanda diet gagal. Pilih makanan dengan porsi wajar dan pertimbangkan sumber protein, serat, atau makanan utuh yang dapat membantu memberikan rasa kenyang.

Jadi, lima makanan di atas lebih tepat disebut sebagai makanan yang perlu dibatasi, bukan pantangan mutlak. Pola makan yang konsisten dan realistis justru lebih mudah dipertahankan dalam jangka panjang.

Editor : Mahendra Aditya
makanan pantangan saat diet makanan malam untuk diet makanan yang harus dihindari saat diet diet malam hari makanan bikin gemuk malam hari