Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Matcha Semakin Populer di Kalangan Anak Muda, Ternyata Ini Alasannya

uinbroadcasting • Kamis, 25 Juni 2026 | 14:58 WIB
Matcha, teh hijau bubuk khas Jepang yang kaya antioksidan dan kafein alami, semakin populer di kalangan anak muda sebagai bagian dari tren gaya hidup sehat.
Matcha, teh hijau bubuk khas Jepang yang kaya antioksidan dan kafein alami, semakin populer di kalangan anak muda sebagai bagian dari tren gaya hidup sehat.

RADAR KUDUS - Matcha kini bukan lagi sekadar minuman khas Jepang yang hanya dikenal oleh pecinta teh.

Dalam beberapa tahun terakhir, popularitas matcha terus meningkat dan menjadi salah satu minuman favorit anak muda di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Kehadirannya di kafe-kafe modern, media sosial, hingga berbagai produk makanan membuat matcha semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari generasi muda.

Fenomena ini tidak terjadi tanpa alasan. Selain memiliki tampilan yang menarik dan cita rasa yang khas, matcha juga dikenal memiliki berbagai manfaat kesehatan yang membuat banyak orang mulai beralih dari kopi maupun minuman manis lainnya.

Apa Itu Matcha?

Matcha merupakan teh hijau berbentuk bubuk yang berasal dari tanaman Camellia sinensis, tanaman yang sama dengan teh hijau pada umumnya.

Namun, perbedaan utama terletak pada cara budidaya, pemanenan, hingga proses pengolahannya.

Sebelum masa panen, tanaman teh untuk matcha ditutupi dari paparan sinar matahari langsung selama sekitar dua hingga tiga minggu.

Teknik ini membuat daun menghasilkan lebih banyak klorofil sehingga warnanya menjadi hijau lebih pekat. Selain itu, proses tersebut juga meningkatkan kandungan asam amino, antioksidan, dan kafein alami di dalam daun teh.

Setelah dipanen, daun dikukus untuk menghentikan proses oksidasi, kemudian dikeringkan dan dipisahkan dari batang serta urat daunnya.

Hanya bagian daun terbaik yang digunakan sebelum digiling perlahan menggunakan batu granit hingga menjadi bubuk hijau halus yang dikenal sebagai matcha.

Berbeda dengan teh biasa yang hanya diseduh dan ampasnya dibuang, matcha dikonsumsi secara utuh dalam bentuk bubuk yang dilarutkan ke dalam air atau susu.

Karena seluruh bagian daun ikut diminum, kandungan nutrisi yang masuk ke tubuh menjadi lebih banyak.

Alasan Matcha Semakin Digemari Anak Muda

1. Memberikan Energi Lebih Stabil Dibanding Kopi

Salah satu alasan terbesar di balik popularitas matcha adalah kemampuannya memberikan energi tanpa menimbulkan efek "crash" seperti yang sering dirasakan setelah mengonsumsi kopi.

Dalam satu cangkir matcha terdapat kandungan kafein yang cukup tinggi, bahkan pada beberapa jenis bisa menyamai atau melebihi secangkir kopi.

Namun, matcha juga mengandung L-theanine, yaitu asam amino alami yang membantu tubuh tetap rileks dan fokus.

Kombinasi kafein dan L-theanine menghasilkan energi yang lebih stabil, membantu meningkatkan konsentrasi tanpa membuat jantung berdebar atau menimbulkan rasa gelisah berlebihan.

2. Membantu Meningkatkan Fokus dan Produktivitas

Banyak mahasiswa, pekerja kantoran, hingga kreator digital mulai memilih matcha sebagai minuman pendamping saat bekerja atau belajar.

Kandungan L-theanine dalam matcha diketahui dapat membantu meningkatkan aktivitas gelombang alfa di otak, yang berkaitan dengan kondisi fokus dan tenang.

Efek ini membuat seseorang lebih mudah berkonsentrasi dalam waktu yang lebih lama.

Tak heran jika matcha sering disebut sebagai minuman yang cocok untuk menemani aktivitas produktif sehari-hari.

3. Kaya Antioksidan

Matcha dikenal sebagai salah satu minuman dengan kandungan antioksidan yang sangat tinggi. Salah satu antioksidan utamanya adalah katekin, terutama jenis EGCG (Epigallocatechin Gallate).

Kandungan katekin dalam matcha bahkan dilaporkan jauh lebih tinggi dibandingkan teh hijau biasa karena seluruh daun teh dikonsumsi dalam bentuk bubuk.

Antioksidan berfungsi melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas yang dapat memicu berbagai penyakit dan mempercepat proses penuaan.

4. Mendukung Program Penurunan Berat Badan

Bagi banyak anak muda yang menjalani gaya hidup sehat, matcha menjadi salah satu minuman favorit karena dipercaya dapat membantu proses pembakaran lemak.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa katekin dan kafein dalam matcha dapat membantu meningkatkan metabolisme tubuh.

Efek ini berpotensi mendukung pembakaran kalori yang lebih efektif, terutama jika dikombinasikan dengan olahraga dan pola makan seimbang.

Karena itulah banyak orang mengonsumsi matcha sebelum berolahraga sebagai bagian dari rutinitas kebugaran mereka.

5. Menjaga Kesehatan Kulit

Popularitas matcha juga didukung oleh tren kecantikan yang semakin berkembang.

Kandungan antioksidan tinggi di dalam matcha membantu melawan stres oksidatif yang dapat menyebabkan penuaan dini pada kulit.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa antioksidan dalam matcha dapat membantu menjaga elastisitas kulit, mengurangi peradangan, serta mendukung regenerasi sel kulit.

Tidak sedikit produk perawatan wajah yang kini menggunakan ekstrak matcha sebagai bahan utama karena manfaat tersebut.

6. Baik untuk Kesehatan Jantung

Katekin dalam matcha diketahui dapat membantu menjaga kesehatan sistem kardiovaskular.

Senyawa ini berperan dalam membantu mengurangi kadar kolesterol jahat (LDL), menjaga tekanan darah tetap stabil, serta mendukung kelancaran aliran darah.

Meski bukan pengganti pengobatan medis, konsumsi matcha secara rutin dapat menjadi bagian dari pola hidup sehat untuk menjaga kesehatan jantung.

7. Berpotensi Menjaga Kesehatan Hati

Beberapa studi menunjukkan bahwa kandungan antioksidan dalam matcha dapat membantu melindungi fungsi hati dan mengurangi risiko perlemakan hati non-alkohol.

Namun para ahli menegaskan bahwa manfaat ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan efektivitasnya dalam jangka panjang.

8. Berpotensi Membantu Mencegah Risiko Kanker

Penelitian laboratorium menunjukkan bahwa kandungan katekin dan polifenol dalam matcha memiliki sifat antikanker yang mampu membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan.

Walaupun hasil awal terlihat menjanjikan, para peneliti masih memerlukan uji klinis lebih lanjut untuk membuktikan manfaat tersebut secara pasti pada manusia.

Baca Juga: Matcha Jadi Tren, Rahasia Fokus Tenang dan Awet Muda

Dari Tradisi Jepang Menjadi Tren Global

Matcha sebenarnya telah menjadi bagian dari budaya Jepang selama berabad-abad.

Minuman ini digunakan dalam upacara minum teh tradisional yang dikenal dengan nama chanoyu.

Dalam tradisi tersebut, matcha tidak hanya dianggap sebagai minuman, tetapi juga simbol ketenangan, kesederhanaan, dan penghargaan terhadap momen.

Kini, matcha telah berkembang menjadi tren global. Berbagai produk berbahan dasar matcha bermunculan, mulai dari latte, es krim, kue, cookies, smoothie, pudding, hingga cokelat.

Popularitas media sosial juga turut berperan besar. Warna hijau cerah yang khas membuat berbagai kreasi matcha terlihat menarik untuk difoto dan dibagikan di platform seperti Instagram maupun TikTok.

Cara Mengonsumsi Matcha yang Tepat

Agar manfaatnya tetap optimal, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat mengonsumsi matcha:

Matcha dapat dinikmati dalam berbagai bentuk, mulai dari teh hangat, matcha latte, smoothie, hingga campuran makanan penutup.

Kesimpulan

Popularitas matcha di kalangan anak muda bukan hanya karena mengikuti tren media sosial.

Minuman hijau khas Jepang ini menawarkan kombinasi antara rasa yang unik, tampilan yang menarik, serta berbagai manfaat kesehatan yang didukung oleh kandungan antioksidan, kafein alami, dan asam amino penting.

Dari membantu meningkatkan fokus, menjaga kesehatan kulit, mendukung metabolisme tubuh, hingga menjadi alternatif kopi yang lebih lembut, matcha berhasil menarik perhatian banyak orang dari berbagai kalangan.

Tak heran jika minuman yang telah menjadi bagian dari budaya Jepang selama ratusan tahun ini kini menjelma menjadi simbol gaya hidup sehat modern yang semakin populer di seluruh dunia. (Muthia)

 

Editor : Ali Mustofa
#kadungan matcha #cara mengonsumsi matcha #Manfaat matcha #matcha