RADAR KUDUS - Tren “open table jamu” tengah jadi favorit di kalangan Gen Z yang suka bereksperimen dengan minuman sehat berwarna cantik dan beraneka rasa.
Jamu yang dulunya identik dengan minuman tradisional kini tampil lebih modern dan fun, cocok disajikan saat kumpul bersama teman maupun keluarga.
Dalam konsep open table ini, tersedia delapan jenis jamu dengan karakter rasa yang berbeda-beda.
Baca Juga: Chatbot Bukan Dokter: Ahli Ingatkan Risiko Self-Diagnosis Anak Muda
Ada yang segar seperti kunyit asam, yang creamy seperti beras kencur, rasa pahit kuat khas brotowali, hingga jamu kunci sirih dan sinom yang aromatik.
Beberapa cocok disajikan dingin, sebagian lain lebih pas sebagai shot kecil, ada pula yang diperuntukkan untuk menghangatkan tubuh atau menambah energi.
Keragaman inilah yang membuat open table jamu terasa dinamis dan tidak monoton.
Untuk kamu yang ingin meramaikan acara dengan minuman sehat versi kekinian ini, berikut delapan resep lengkap beserta manfaat dan cara penyajiannya.
Baca Juga: Dari Tradisi ke Tren TikTok: Fenomena Party Jamu yang Mendominasi 2025
1. Jamu Kunyit Asam
Minuman ini termasuk yang paling mudah dibuat dan cocok jadi andalan di dispenser.
Rasanya segar, asam-manis, dan ramah bagi penikmat jamu pemula.
Resep yang diadaptasi dari buku 19 Inspirasi Bisnis Minuman dan Aneka Snack karya Yuyun Anwar ini juga sering direkomendasikan untuk ide jualan.
Manfaat: menyegarkan tubuh, membantu meredakan pegal, dan cocok dikonsumsi dingin.
2. Jamu Beras Kencur
Ciri khasnya adalah rasa manis dengan sensasi hangat dari rempah. Teksturnya creamy dan cocok disajikan sebagai welcome drink.
Resep ini dikutip dari buku Ilmu Dasar Pembuatan Jamu yang menyebutkan bahwa jamu ini kaya antioksidan.
Manfaat: memberi energi, membuat badan lebih ringan, dan terasa menenangkan.
3. Jamu Brotowali
Racikan ini dikenal sebagai “jamu pahitan”. Resep dari RM Alfian dkk ini memadukan sambiloto, brotowali, dan rempah akar lain yang menghasilkan rasa pahit kuat.
Manfaat: meredakan gatal, menambah nafsu makan, membantu mencegah diabetes, serta mendukung kesehatan kulit.
4. Jamu Cabe Puyang
Resep dari Murdijati Gardjito dkk ini cocok untuk tamu yang sering mengeluhkan pegal dan badan terasa capek.
Rasanya pedas-hangat dan ideal diminum sedikit saja seperti jamu shot.
Manfaat: mengatasi linu, menghangatkan badan, dan membuat tubuh lebih bertenaga.
5. Jamu Kunci Sirih
Berasal dari tradisi jamu gendong, jamu ini banyak digunakan perempuan karena manfaatnya yang berkaitan dengan perawatan tubuh.
Racikan rempahnya cukup kompleks, mulai dari temu kunci, kunyit, sirih, hingga majakani.
Manfaat: membantu mengatasi bau badan, menjaga area kewanitaan, serta mendukung kesehatan tulang dan pencernaan.
6. Jamu Kudu Laos
Perpaduan mengkudu dan lengkuas ini menghasilkan jamu aromatik yang menghangatkan. Resep dari buku Sukini ini menyebutkan banyak khasiatnya.
Manfaat: menurunkan tekanan darah, melancarkan peredaran darah, menambah nafsu makan, dan menjaga kebugaran.
7. Jamu Uyup-Uyup (Gepyokan)
Biasanya ditujukan untuk ibu menyusui, namun bisa juga untuk siapa pun sebagai penyegar tubuh. Daun katu, kunyit, temulawak, dan jeruk nipis merupakan bahan utamanya.
Manfaat: meningkatkan produksi ASI, mengurangi bau badan, mendinginkan perut, serta membuat tubuh lebih segar.
8. Jamu Sinom
Baca Juga: “Party Jamu” Viral di Kalangan Gen Z: Berikut Manfaat dan Khasiatnya
Rasanya segar, manis-asam, dan sering dijadikan “penutup” setelah minum jamu pahitan. Dari buku Sukini, bahan dasarnya adalah daun asam muda dan kunyit.
Manfaat: meredakan panas dalam, memperlancar pencernaan, mengurangi sariawan, dan menyegarkan tubuh.
Delapan resep ini bisa memberikan warna, aroma, dan pengalaman berbeda dalam satu meja jamu.
Coba satu-satu, dan mungkin kamu akan menemukan menu favorit untuk open table selanjutnya.(laura)
Editor : Ali Mustofa