Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Bikin Ngakak! Inilah 5 Kata Unik Bahasa Jawa yang Wajib Kamu Ketahui

Nayla Karima • Kamis, 30 Oktober 2025 | 21:30 WIB
Ilustrasi  wayang Jawa
Ilustrasi wayang Jawa

RADARKUDUS -  Lima Kata Unik Bahasa Jawa yang Bikin Senyum-Senyum Sendiri.
Bahasa Jawa tidak hanya indah, tapi juga penuh warna!

Dari yang lucu sampai yang bikin ketawa, setiap katanya punya cerita dan makna khas.

Bahasa daerah Jawa bukan sekadar alat komunikasi, tapi juga cerminan budaya dan kehangatan masyarakatnya.

Indonesia punya ribuan bahasa daerah yang jadi jati diri bangsa. Setiap kata, logat, dan intonasi menyimpan keunikan tersendiri.

Salah satunya Bahasa Jawa, yang punya banyak kosakata lucu dan menarik.

Yuk kenalan dengan beberapa kata uniknya.

1. Terwelu

Bukan cuma lucu diucapkan, tapi juga punya arti menarik. "Terwelu" (atau truwelu) artinya kelinci liar, beda dengan kelinci jinak yang biasa kita pelihara.

Bedanya? Terwelu hidup di alam bebas dan ukurannya lebih besar.

2. Onggo-Inggi

Nama ini terdengar seram karena lekat dengan mitos Jawa.

Dulu dipercaya sebagai makhluk kepala tanpa badan di Bengawan Solo.

Sekarang, kata ini sering dipakai orang tua untuk menakuti anak kecil biar tidak berenang sembarangan.

3. Mokmen

Kata ini bikin pengendara langsung waspada. "Mokmen" berarti razia polisi di jalan raya.

Makanya, begitu dengar "eh, ana mokmen!", refleks deh putar balik.

4. Colut

Kata ini sering muncul di kalangan pelajar. "Colut" berarti bolos atau kabur dari tanggung jawab, entah dari kelas atau kantor.

Konotasinya negatif, tapi sering jadi bahan candaan.

5. Horok

Ungkapan spontan khas Jawa saat terkejut atau gak terima.
Misalnya, saat temanmu minta makananmu tanpa izin.

Contoh: "Horok! Mbok tuku kono!" Artinya: "Loh, beli aja sendiri!"

 

Editor : Ali Mustofa
#bahasa jawa #bahasa jawa halus #bahasa unik