RADAR KUDUS - Belakangan ini sempat ramai diperbincangkan di media sosial istilah "velocity", terutama di Tiktok.
Tidak hanya banyak diikuti pengguna Tiktok di Indonesia, tren ini bahkan juga sampai di luar negeri dan diikuti oleh beberapa artis Korea Selatan.
Karena ini adalah tren baru, beberapa orang mungkin belum mengenal apa arti velocity sebagai istilah gaul di media sosial.
Berikut penjelasan tentang arti velocity dan tentang tren velocity, dirangkum dari sejumlah sumber.
Arti Velocity Secara Harfiah
Perlu diketahui, velocity adalah salah satu istilah dalam bahasa Inggris, yang mana secara harfiah velocity berarti "kecepatan" atau "akselerasi".
Arti velocity secara harfiah tersebut hampir sama dengan arti velocity dalam konteks tren di media sosial baru-baru ini.
Tentang Tren Velocity di Tiktok
Dalam konteks tren Tiktok, istilah ini merujuk pada suatu video yang gaya transisinya memiliki efek seperti dipercepat dan juga diperlambat pada momen-momen frame tertentu.
Tren velocity berkaitan erat dengan efek video.
Jadi, pada tren velocity, biasanya memperlihatkan seseorang melakukan gerakan tangan di depan kamera sambil bergaya, diiringi musik 'khas' tren velocity dan videonya itu diberikan efek gabungan dari fast motion dan slow motion.
Velocity terkenal dengan gerakan yang tampak mudah diikuti, contohnya yaitu gerakan tangan dengan bentuk-bentuk tertentu.
Terdapat penggunaan teknik pengeditan maupun efek video yang memungkinkan penggunanya untuk dapat memodifikasi kecepatan video pada rentang frame tertentu.
Kecepatan videonya dapat dimodifikasi lebih cepat atau lebih lambat.
Sebenarnya, untuk mengedit video velocity tersebut tidak harus secara manual, karena saat ini Tiktok secara khusus juga sudah memiliki efek velocity sendiri, sehingga pengguna tinggal menggunakannya.
Efek ini memunculkan tampilan visual yang dramatis dan juga sinematik.
Dalam tren ini, tujuan penggunaan gaya velocity yaitu untuk membuat suatu bagian khusus yang sekiranya dapat menonjolkan momen tertentu pada video, ataupun untuk sekedar menambah gaya pada video.
Editor : Noor Syafaatul Udhma