RADAR KUDUS – Penelitian dari Reuters Institute for the Study of Journalism, Oxford University menunjukkan anak muda saat ini lebih memilih mengonsumsi berita dari platform media sosial ketimbang portal berita resmi.
Konten berita yang disampaikan melalui media sosial dan platform video seperti TikTok lebih menarik bagi anak muda daripada media lama yang lebih formal dan kaku, termasuk surat kabar dan televisi.
Hal ini merujuk dari Digital News Report Reuters pada 2023 yang menjadi salah satu acuan tentang perkembangan media terkini.
Disebutkan, saat ini tidak hanya konsumsi berita televisi tradisional dan format cetak yang menurun drastis, namun portal media online juga mengalami kesulitan untuk menarik minat pembaca.
Laporan Reuters menggunakan data rata-rata di seluruh 46 negara yang disurvei.
Hasilnya, mereka menemukan bahwa semakin banyak orang memilih media sosial ketimbang portal media resmi.
Dalam penelitian tersebut, generasi yang lebih muda lebih memilih membaca berita dari media sosial ketimbang situs atau aplikasi berita resmi.
Baca Juga: 10 Rekomendasi Kompor Gas 1 Tungku Terbaik untuk Dapur Kecil dan Praktis
Tingkat akses berita melalui Facebook pun disebutkan mengalami penurunan.
Anak-anak berusia 18-24 tahun lebih memilih platform seperti Tiktok, Youtube dan media berbasis audio visual lain yang lebih menarik.
Baca Juga: Simak! Ramalan Bintang Lengkap Bulan September 2024: Karir dan Asmara Semua Ada
“Hanya 28% yang mengatakan bahwa mereka mengakses berita melalui Facebook pada tahun 2023 dibandingkan dengan 42% pada tahun 2016, berdasarkan data dari 12 negara yang telah kami lacak sejak tahun 2014,” demikian mengutip dari The Conversation pada Minggu (22/9/2024).
Selain itu, TikTok dinilai sebagai platform dengan pertumbuhan tercepat dalam survei tersebut, dimana telah digunakan oleh 44% dari mereka yang berusia 18–24 tahun.
Aplikasi asli Tiongkok itu juga paling banyak digunakan di beberapa bagian Amerika Latin, Afrika, dan Asia termasuk Indonesia.
Editor : Abdul Rokhim