Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Kasur Futon, Tradisi Tidur Lesehan Orang Jepang di Kasur Lantai yang Tipis, Tidak di Ranjang, Ini Alasan dan Manfaatnya

Mahendra Aditya Restiawan • Minggu, 4 Agustus 2024 | 00:50 WIB
Kasur tradisional Jepang
Kasur tradisional Jepang

RADAR KUDUS - Orang Jepang memiliki kebiasaan unik dalam memilih kasur tidur, mereka lebih cenderung menggunakan kasur futon yang tipis dan dapat dilipat, daripada kasur tinggi yang biasa kita kenal.

Fenomena ini bukan hanya soal gaya hidup, tetapi juga terkait dengan nilai-nilai budaya dan kepraktisan yang menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari di Jepang.

Salah satu alasan utama penggunaan kasur futon adalah karena hemat ruang.

Di Jepang, dimana ruang dalam rumah sering kali terbatas, futon dapat dilipat dan disimpan dengan mudah setelah digunakan, sehingga membebaskan ruang untuk kegiatan lainnya.

Lantai yang umumnya dilapisi tatami, tidak cocok untuk barang-barang berat seperti kasur, sehingga futon yang ringan dan mudah dipindahkan menjadi pilihan yang ideal.

Baca Juga: 7 Fakta Unik dan Menarik Tentang Perda Pengemis dan Pemberi di Kudus Bisa Didenda Rp 50 Juta

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Kabupaten Pati Sabtu 3 Agustus 2024, Cerah Berawan dari Pagi Sampai Malam

Selain itu, futon juga dapat disesuaikan dengan musim yang berbeda.

Di musim panas, futon lebih ringan dengan pori-pori untuk membantu mengeluarkan panas tubuh, sementara di musim dingin, futon lebih padat untuk menjaga kehangatan.

Ini menunjukkan futon dalam menyesuaikan kebutuhan tidur dengan kondisi cuaca yang berubah-ubah.

Tradisi penggunaan futon juga turun-temurun di Jepang.

Meskipun modernisasi telah membawa banyak perubahan dalam gaya hidup, nilai-nilai tradisional seperti penggunaan futon tetap dijunjung tinggi dan diterapkan hingga saat ini.

Hal ini mewakili keteguhan budaya Jepang dalam mempertahankan warisan nenek moyang mereka.

Secara kesehatan, tidur dengan futon juga dikatakan memiliki manfaat.

Permukaan yang relatif keras dari futon dapat membantu menjaga postur tubuh agar tetap lurus saat tidur, yang pada akhirnya dapat mengurangi ketegangan pada leher, bahu, dan punggung.

Meskipun awalnya terasa tidak biasa, penggunaan futon dapat memberikan efek positif dalam jangka panjang terhadap kesehatan tulang belakang.

Selain itu, penggunaan futon juga memudahkan dalam situasi darurat seperti gempa bumi.

Baca Juga: Lirik dan Arti Lagu Niken Salindry - KEJORA - Kembar Campursari, Pertama Kali Dinyanyikan dan Dipopulerkan Lesti Kejora

Kemampuannya untuk dilipat dan disimpan dengan mudah membuat saluran pembuangan lebih cepat dan efisien, memberi keselamatan tambahan bagi penghuninya.

Meskipun tren modernitas telah mempengaruhi preferensi tidur masyarakat Jepang, penggunaan futon tetap menjadi pilihan populer di kalangan yang mempertahankan tradisi budaya dan mencari solusi praktis dalam menjalani kehidupan sehari-hari yang terbatas ruangnya.

Dengan segala keunikan dan manfaatnya, futon tidak hanya menjadi tempat tidur biasa, tetapi juga sebuah simbol yang menggambarkan filosofi hidup yang sederhana dan efisien dari masyarakat Jepang.(mahendra)

Editor : Noor Syafaatul Udhma
#budaya jepang #Kasur Futon #Orang Jepang Tidur #tradisi Orang Jepang Tidur #kasur gulung jepang #jepang #Tradisi Tidur Lesehan jepang #tradisi jepang #futon