Green tea atau teh hijau maupun matcha memang salah satu varian rasa yang tengah booming. Selain nikmat, kedua minuman itu juga kaya manfaat untuk kesehatan.
Owner Kedai Kopi NK Ramdan mengaku, green tea dan matcha berbeda. Kalau green tea lebih smooth. Sedangkan matcha sedikit pahit dan tajam. Makanya takaran untuk membuat keduanya berbeda.
Dia mengatakan, kalau di kafe biasanya menggunakan 10 gram green tea. Itu sudah include sugar. Sedangkan untuk matcha 2 gram saja.
Untuk manfaat, dia mengatakan untuk menghilangkan stress. Biar releks. Juga menghilangkan racun dalam tubuh.
“Grean tea maupun matcha biasanya cocok diminum setelah bangun tidur,” saranya.
Bagi yang ingin membuat sendiri, dirinya membagikan caranya. Untuk matcha bisa dengan powder 2 gram. Kemudian tambahkan simpel sirum (gula cair). Takaranya minimal 20 mili. Dengan susu kental manis 10 mili. Lalu diaduk dicampur air panas sedikit. Lalu dikasih es, susu UHT atau fresh milk.
Untuk green tea hampir sama. Hnaya ditambah dengan gula 10 gram sampai 15 gram.
Harga matcha dibandrol Rp 15 ribu per cup ke atas. Untuk green tea hanya Rp 10 ribu hingga Rp 11 ribu. “Perbedaanya bahan bakunya lebih mahal sebab teh asli,” terangnya.
Barista sekaligus Owner Kafe Mlete Adi Boy mengaku matcha dan green bisa dikombinasikan dengan serbuk kopi atau dibikin panas matcha late.
“Seperti teh hijau atau matcha kalau diminum murni pait. Jadi ditambah gula dan susu,” katanya.
Menurutnya keduanya bahan bakunya dari teh. Kalau di Jepang dibikin satu perkebunan yang ditutup semacam jaring. Jadi setelah dipanen lalu masuk dipabrik. Diolah menjadi serbuk.