RADAR KUDUS - Kue dongkal merupakan salah satu makanan tradisional Betawi yang tetap ada hingga saat ini.
Kue yang terbuat dari tepung beras dan gula aren ini terkenal akan rasa manis yang kaya dan tekstur yang padat tetapi lembut.
Kue dongkal umumnya dijual di pasar tradisional atau oleh pedagang kaki lima.
Di tengah popularitas makanan modern, kue dongkal masih digemari karena cara pembuatannya yang mudah dan bahan-bahan alamiah yang digunakan.
Resep kue dongkal tradisional tetap dijaga secara turun-temurun oleh masyarakat Betawi.
Bahan-bahan yang diperlukan:
1. 500 gram beras bubuk
2. 200 gram gula aren, dihaluskan.
3. ½ sendok teh garam meja
4. 300 ml air
5. ½ butir kelapa parut, dikukus.
Metode penyusunan:
1. Campurkan tepung beras, gula kelapa, dan garam dalam sebuah wadah, kemudian aduk sampai tercampur rata.
2. Tuangkan sedikit air sambil diaduk hingga campuran rata dan tidak berbentuk gumpalan.
3. Tuangkan adonan ke dalam cetakan yang sudah dilapisi daun pisang atau loyang yang tahan panas.
4. Kukus adonan selama sekitar 30–40 menit sampai matang dan menjadi padat.
5. Ambil kue dongkal, tunggu hingga sedikit dingin, kemudian potong-potong sesuai keinginan.
6. Sajikan kue dongkal dengan taburan kelapa parut yang telah dikukus.
Kue dongkal tidak hanya menjadi jajanan pasar, tetapi juga merupakan bagian dari warisan kuliner Betawi yang perlu dilestarikan.
Dengan melestarikan resep yang sudah ada, kue ini diharapkan terus dikenal dan disukai oleh generasi muda (Apriyani)
Editor : Ali Mustofa