RADARKUDUS - Industri restoran ramen sedang berkembang pesat di Jepang akhir-akhir ini, dengan para analis memperkirakan ukuran pasarnya akan segera mencapai 7,9 miliar yen.
Angka ini menunjukkan pertumbuhan sekitar 60 persen sejak 10 tahun lalu.
Ketika wisatawan asing ditanya makanan yang paling memuaskan mereka selama perjalanan mereka ke Jepang, sushi hanya menempati peringkat ketiga, dipilih oleh 14,5 persen responden, dan dikalahkan oleh ramen dengan 18,9 persen.
Baca Juga: Dari Pura ke Meja Makan: Transformasi Ayam Betutu Resep paling Nagih
Ramen, adalah mi berkuah yang berasal dari Jepang, sekarang menjadi salah satu makanan internasional yang paling populer di Indonesia.
Makanan ini terbuat dari mi berbahan dasar gandum disajikan dengan kaldu, irisan daging, telur, serta berbagai pilihan sayuran dan bumbu.
Asal usul ramen dimulai di Tiongkok pada abad ke-17, sebelum memasuki Jepang melalui para pedagang dan imigran.
Baca Juga: Seorang Owner Restoran Ramen Asal Jepang Ini Nekat Kirimkan Bumbu-Bumbu Ramennya Ke Luar Angkasa!
Di Jepang, ramen berkembang menjadi bagian penting dari budaya kuliner.
Menurut informasi dari Japan National Tourism Organization (JNTO), “Ramen adalah lambang masakan modern Jepang dengan beragam variasi di setiap provinsinya, mulai dari Hokkaido hingga Kyushu.
Varian ramen diantara lain:
- Shoyu ramen: kuah kecap asin, ringan dan gurih.
- Miso ramen: kuah berbahan pasta miso, lebih pekat dan kaya rasa.
- Shio ramen: kuah asin jernih, dianggap paling klasik.
- Tonkotsu ramen: kuah tulang babi yang kental, berasal dari Fukuoka.
Editor : Ali Mustofa