RADAR KUDUS - Pindang daging kerbau ternyata memiliki filosofi yang sangat menarik. Dulu Sunan Kudus (Ja'far Shadiq), salah satu walisongo yang menyebarkan agama islam di daerah jawa tengah khususnya kudus pada abad ke-15.
Ternyata pada abad itu khususnya orang kudus yang beragama Hindu mempercayai bahwa sapi adalah hewan yang suci.
Sunan Kudus, dalam strategi dakwahnya, sangat menjunjung tinggi toleransi.
Untuk menghindari konflik dan menghormati keyakinan umat Hindu, beliau melarang penyembelihan dan konsumsi daging sapi, sebagai ganti dari daging sapi adalah dengan menggunakan daging kerbau.
Nah ternyata makanan ini bukan hanya makanan bisa pada umumya. Ternyata masakan pindang kerbau adalah sebuah simbol toleransi beragama yang telah di cetuskan oleh sunan kudus.
Porsi: 4-6 orang Waktu Memasak: ± 2-3 jam
Bahan Utama:
- 500 gram Daging Kerbau (atau Daging Sapi, pilih bagian sandung lamur/tetelan)
- 1500 ml Air
- 700 ml Santan sedang (sekitar 400 ml santan kental instan + air)
- 50 gram Daun Melinjo/Daun So (rebus sebentar dan tiriskan)
- 1−2 sdm Air Asam Jawa
Garam dan Gula Merah (sisir halus) secukupnya
-2 sdm Kecap Manis (sesuai selera)
-Minyak untuk menumi
Bumbu Halus (Kunci Rasa Lekoh):
- 8 siung Bawang Merah
- 5 siung Bawang Putih
- 5 butir Kemiri sangrai
- 4 buah Kluwak ukuran besar (ambil isinya, rendam dengan sedikit air panas jika keras, pilih kluwak yang tidak pahit)
- 1 sdt Terasi bakar/goreng
- 1 sdm Ketumbar sangrai
- 1/2 sdt Jintan sangrai
- 1/2 sdt Merica butiran
-1 ruas jari Kencur
Bumbu Cemplung:
- 4 lembar Daun Salam
- 4 lembar Daun Jeruk
- 2 batang Serai, memarkan
- 3 cm Lengkuas, memarkan
- 2 cm Jahe, memarkan
- 1 potong kecil Kayu Manis (opsional, untuk aroma)
- Cabai Rawit Merah utuh (10−15 buah, biarkan utuh)
Pelengkap (Wajib Ada):
- Nasi Putih hangat
- Bawang Putih Goreng (wajib, ditaburkan saat menyajikan)
- Sambal Kecap atau Sambal Terasi
Cara Membuat:
Langkah 1: Persiapan Daging dan Kaldu
- Potong daging kerbau/sapi ukuran dadu (2×2 cm).
- Rebus daging bersama air hingga empuk. (Jika menggunakan panci biasa, rebus hingga 1−2 jam atau gunakan presto selama 30−45 menit.)
- Setelah empuk, angkat daging dan sisihkan. Jangan buang air rebusan (kaldu), ukur kaldu sebanyak ±800 ml.
Langkah 2: Menumis Bumbu (Kunci Rasa Memikat)
1. Panaskan minyak, tumis bumbu halus (Bawang Merah, Bawang Putih, Kemiri, Terasi, Ketumbar, Jintan, Merica, Kencur) hingga benar-benar harum dan matang.
2. Masukkan bumbu cemplung (Daun Salam, Daun Jeruk, Serai, Lengkuas, Jahe, Kayu Manis) dan tumis lagi hingga layu dan aroma rempah kuat.
3. Masukkan isian kluwak yang sudah dihaluskan atau direndam. Tumis sebentar, jangan sampai gosong, ini penting untuk mendapatkan warna cokelat kehitaman yang khas.
Langkah 3: Memasak Pindang
- Masukkan potongan daging ke dalam tumisan bumbu, aduk rata hingga daging terlumuri bumbu.
- Pindahkan tumisan daging dan bumbu ke dalam panci berisi kaldu sisa rebusan daging. Didihkan.
- Tambahkan Gula Merah, Garam, Kecap Manis, dan Air Asam Jawa. Aduk rata.
- Tuang Santan. Masukkan Cabai Rawit utuh (jika suka pedas) dan biarkan mendidih sambil sesekali diaduk agar santan tidak pecah.
- Kecilkan api, masak terus hingga kuah menyusut sedikit, bumbu meresap sempurna ke dalam daging, dan kuah terlihat lekoh (sekitar 30−45 menit).
- Terakhir, masukkan Daun Melinjo/Daun So. Masak sebentar hingga daun layu (sekitar 5 menit).
- Koreksi rasa: Pindang Kudus seharusnya memiliki rasa gurih, manis, sedikit asam, dan aroma rempah yang kuat.
Langkah 4: Penyajian
1. Siapkan mangkuk. Tata nasi putih di atas piring.
2. Letakkan beberapa lembar daun melinjo dan potongan daging di atas nasi.
3. Siram dengan kuah pindang yang banyak hingga nasi terendam.
Note : Wajib: Taburi dengan Bawang Putih Goreng. Pindang Kerbau Kudus dimakan dengan kuah yang sangat banyak, seperti makan sup.
- Tips Rahasia Dapur untuk Pindang yang Lekoh:
- Kluwak: Pilih kluwak yang isinya padat dan berwarna hitam pekat, serta tidak pahit. Kluwak adalah penentu warna dan rasa khas Pindang/Rawon.
- Daging Kerbau: Daging kerbau cenderung lebih keras, jadi proses perebusan awal hingga empuk adalah kunci. Kaldu dari rebusan daging kerbau inilah yang membuat kuah menjadi sangat lekoh secara alami.
- Bawang Putih Goreng: Jangan diabaikan! Bawang putih goreng, terutama yang diremas sedikit sebelum ditaburkan, adalah ciri khas Pindang Kudus yang menambah aroma dan kegurihan kuah secara signifikan.