RADAR KUDUS – Selama ini banyak orang mengira bau tajam daging kambing adalah pertanda daging kurang segar.
Padahal, bau itu adalah bagian dari ritual cinta sang kambing jantan! Ya, senyawa alami yang membuat kambing berbau ternyata muncul untuk memikat betina saat musim kawin.
Senyawa tersebut bernama 4-etioloktanal, dan dilepaskan oleh kambing jantan dari bagian kepala dan leher.
Saat terpapar udara, senyawa ini menyebarkan aroma khas yang bisa memicu hormon reproduksi pada kambing betina.
Namun yang jadi masalah adalah ketika daging kambing tua dengan aroma kuat itu sampai di dapur dan dimasak tanpa teknik yang tepat.
Maka aroma "cinta" itu pun berubah menjadi bau amis yang bikin selera makan hilang.
Chef Ragil Imam Wibowo menyebut penyebab utama bau prengus pada daging kambing adalah pemotongan yang tidak profesional.
Jika darah masih tertinggal di daging karena otot yang tidak dipotong dengan benar, maka daging akan berbau semakin menyengat.
“Makanya tukang potong daging harus tahu titik-titik pemotongan yang tepat agar darah bisa keluar semua,” ujar Chef Ragil.
Lalu, bagaimana cara mengolah daging kambing agar aromanya bersahabat?
Menurut William Wongso, daging kambing sebaiknya dimasak dalam bentuk sup atau gulai dengan bumbu rempah kuat, bukan dibakar atau disate.
“Kalau dibakar dari mentah, bau prengusnya justru makin keluar,” tegas William.
Berikut ini beberapa trik sederhana yang bisa dicoba di rumah:
-
Buang Lemak Berlebih: Lemak adalah salah satu sumber utama aroma kambing. Sisakan sedikit saja untuk menjaga rasa gurih.
-
Rebus Tanpa Dicuci: Merebus langsung tanpa mencuci menghindari penyebaran aroma. Buang air rebusan pertama, lalu ganti dengan air baru dan rebus lagi bersama rempah.
-
Manfaatkan Buah dan Sayur: Nanas, daun pepaya, hingga timun parut bisa membantu menghilangkan bau sekaligus membuat daging lebih empuk.
-
Balur Asam dan Garam: Jeruk nipis, asam jawa, dan garam juga efektif menyerap aroma tak sedap jika daging sudah sempat dicuci.
Baca Juga: Alasan Daging Kambing Sering Bau 'Prengus' dan Cara Ampuh Menghilangkannya Tanpa Ribet!
Menariknya, tak semua orang merasa terganggu dengan bau kambing. Di beberapa negara seperti Azerbaijan, justru aroma khas ini dianggap sebagai kelezatan yang dicari. Lemak ekor domba dijual khusus dan digunakan untuk memberi cita rasa khas pada masakan.
“Bukan masalah pada dagingnya, tapi pada lidah yang belum terbiasa,” kata William Wongso.
Aroma prengus bukan kutukan, tapi sinyal alami dari kambing jantan. Dengan memahami sumber baunya dan menerapkan teknik memasak yang benar, Anda bisa menikmati lezatnya daging kambing tanpa takut kehilangan selera. Jadi, masih mau menghindar dari daging kambing?
Editor : Mahendra Aditya