KUDUS – Kekayaan budaya hingga kuliner terus dikenalkan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kudus.
Terbaru, sego jangkrik dan sego kepel khas Kudus masuk lima besar di Festival Kuliner Sego Bungkus se-Jawa Tengah.
Kepala Disbudpar Kudus Mutrikah menuturkan, Festival Kuliner Sego Bungkus digelar bertepatan dengan agenda Forum Komunikasi Kelompok Sadar Wisata (FK Pokdarwis) Jawa Tengah XIII.
Lokasinya di Kabupaten Purworejo pada Sabtu (27/1) dan Minggu (28/1) lalu.
”Alhamdulillah, meski belum juara dan baru kali pertama ikut sudah bisa masuk lima besar," ujarnya.
"Tepatnya juara harapan I. Setidaknya kuliner khas Kudus ini dikenal orang di luar Kudus,” jelasnya.
Tak hanya dikenal, warga luar daerah juga mencicipi rasa sego jangkrik dan sego kepel.
Meski bungkusnya sama-sama dari daun jati, tapi kondimen makanan yang ada di dalamnya berbeda.
Kalau sego kepel lauknya pepes tahu daging atau ikan bandeng, sedangkan sego jangkrik lauknya daging kerbau. Tentunya rasa berbeda.
Selain menyabet penghargaan dari kulinernya, Kabupaten Kudus juga mendapatkan gelar juara I kategori peserta terbanyak dalam agenda itu.
Dari total 200 peserta yang ikut, 52 peserta di antaranya dari Kudus.
Tika menjelaskan, FK Pokdarwis Jawa tengah merupakan agenda rutin setiap triwulan sekali.
Sedangkan Festival Kuliner Sego Bungkus merupakan agenda perdana dalam acara itu, yang diusulkan oleh para pokdarwis.
”Jadi kami sambil melihat potensi di beberapa daerah. Ternyata ada kesamaan. Sego bungkus tidak hanya di Kudus, tapi ada di beberapa daerah,” terangnya. (san/lin)
Editor : Ali Mustofa