Dia adalah bernama Takahiro Matsumara. Takahiro memiliki sebuah misi khusus untuk mengirimkan bumbu ramennya ke luar angkasa.
Takahiro ini merupakan seorang pemilik atau owner restoran ramen populer di Osaka, Jepang yang bernama “Human Beings Everybody Noodles”.
Restoran di bawah perusahaan UNCHI Co Ltd tersebut terkenal dengan racikan ramennya yang begitu lezat sehingga memiliki antrean yang sangat panjang setiap harinya. Restoran ini hampir tidak pernah sepi pembeli.
Setelah sukses mendirikan restoran ramennya di usia yang masih tergolong muda yaitu 24 tahun, Takahiro kini ingin menjalankan misi barunya yaitu untuk mengirimkan bahan-bahan ramen ke luar angkasa.
Melalui Rocket Falcon 9, Takahiro mengirimkan beberapa potongan daging babi panggang yang telah kering, bumbu untuk kaldu sup, daun bawang, serta rebung yang telah difermentasi untuk disimpan di Stasiun Luar Angkasa selama 6 bulan.
Tidak hanya bumbu serta kaldu ramen saja, Takahiro juga mengirimkan sejumlah tanah berasal dari Jepang yang cocok untuk dibuat menjadi sebuah keramik.
Tanah tersebut dikirimkan juga menuju ke luar angkasa, dengan tujuan ketika kembali ke bumi, ia akan membuat mangkok ramen dari luar angkasa yang pertama di dunia.
Terdapat berbagai pertanyaan yang muncul tentang mengapa Takahiro sangat berambisi untuk mengirimkan bahan-bahan ramen ke luar angkasa. Ternyata itu merupakan rangkaian dari project terbarunya yaitu Unchi Space Program.
Dengan mengirimkan tanah dari Jepang dan juga bumbu bumbu ramennya tersebut, Takahiro ingin melakukan penelitian terkait efek dari benda-benda tersebut yang telah terpapar cahaya cosmic di luar angkasa selama 6 bulan. Karena bahan-bahan ini nantinya akan disimpan di bagian luar Stasiun Luar Angkasa.
Takahiro mengatakan bahwa ia ingin mengetahui apakah bumbu-bumbu dan bahan makanan yang terpapar oleh cahaya cosmic masih bisa dimakan, karea ia memilliki rencana untuk membuka restoran ramen yang pertama di planet Mars.
Kemudian Takahiro juga ingin memperomosikan perusahaan Unchi miliknya sebagai salah satu grup restoran ramen ikonik asal Osaka, Jepang, yang akan membuka cabang mereka di dalam Osaka Kansai World Expo 2025 mendatang.
Ia juga berharap tanah Jepang yang dikirimkan ke luar angkasa tersebut dapat dibuat menjadi mangkok ramen yang ikonik dari perusahaannya.
Walaupun misi Takahiro ini tampak begitu ambisius dan nekat, namun Takahiro mempunyai banyak pengalaman di bidang industri ramen. Dirinya telah bercita-cita membuka restoran ramen sejak usianya masih menginjak 10 tahun. (sal)
Editor : Kholid Hazmi