Pembangunan Jalan Kudus-Colo Dikebut, Progres Perbaikan Portal Colo Capai 46,61 Persen

Ali Mustofa • Dipublikasikan Kamis, 5 November 2026 | 09:55 WIB
PERBAIKAN: Dua alat berat dioperasikan untuk melakukan perbaikan Jalan Kudus – Colo, belum lama ini. (ANDIKA TRISNA SAPUTRA/RADAR KUDUS)
PERBAIKAN: Dua alat berat dioperasikan untuk melakukan perbaikan Jalan Kudus – Colo, belum lama ini. (ANDIKA TRISNA SAPUTRA/RADAR KUDUS)

KUDUS – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus mempercepat pembangunan kembali Jalan Kudus-Colo, tepatnya di kawasan Portal Colo yang sebelumnya mengalami longsor.

Sejumlah penyempurnaan desain konstruksi dilakukan agar bangunan jalan lebih kuat sekaligus sesuai dengan kondisi teknis di lapangan.

Konsultan pengawas proyek, Siswanto, mengatakan penyesuaian desain telah dimulai sejak akhir Agustus 2026.

Salah satu perubahan yang dilakukan adalah penambahan struktur abutmen pada bagian barat dan timur jalan.

Abutmen tersebut berfungsi sebagai struktur penyangga sekaligus penghubung antara lantai jalan yang baru dibangun dengan bagian jalan lama.

Penambahan konstruksi ini diharapkan dapat memperkuat sambungan kedua bagian jalan.

Penyesuaian teknis juga diterapkan pada fondasi di sisi barat. Hal itu dilakukan karena terdapat gorong-gorong yang masih digunakan sebagai saluran pembuangan air.

Agar saluran tersebut tetap berfungsi dan tidak mengalami kerusakan, posisi fondasi bored pile digeser sekitar tiga meter dari rencana awal.

Hingga saat ini, pembangunan struktur abutmen di sisi timur telah selesai.

Tahapan berikutnya difokuskan pada pengerjaan dinding penahan tanah dengan menerapkan sistem terasering.

Metode tersebut dipilih untuk menyesuaikan kondisi lahan di sekitar lokasi yang memiliki kemiringan cukup curam.

Pengerjaan dilakukan secara bertahap dengan tetap mempertahankan akses menuju kawasan wisata Colo agar tidak sampai tertutup selama proyek berlangsung.

Untuk mempercepat penyelesaian pekerjaan, pelaksana proyek menerapkan sistem lembur sejak pekan kedua Oktober.

Sekitar 30 tenaga kerja dikerahkan dengan dukungan dua unit alat berat.

Upaya percepatan tersebut dilakukan untuk mengejar target pekerjaan sekaligus mengurangi keterlambatan dari jadwal yang telah ditentukan.

Berdasarkan catatan perkembangan hingga 26 Oktober 2026, realisasi pembangunan kembali Jalan Kudus-Colo telah mencapai 46,61 persen.

Melalui sejumlah penyesuaian teknis dan percepatan pekerjaan, selisih antara progres aktual dengan target jadwal atau deviasi pekerjaan berhasil ditekan menjadi sekitar lima persen.

Proyek perbaikan jalan tersebut memiliki nilai anggaran sebesar Rp9,46 miliar yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Tengah.

Pekerjaan dimulai pada 29 Juni 2026 dan sesuai kontrak ditargetkan selesai pada 25 Desember 2026.

Dengan berbagai langkah percepatan yang telah dilakukan, pihak pengawas optimistis pembangunan kembali Jalan Kudus-Colo di kawasan Portal Colo dapat diselesaikan sesuai batas waktu kontrak.

Selain memperkuat konstruksi jalan di lokasi bekas longsor, proyek ini diharapkan dapat mendukung kelancaran akses masyarakat serta aktivitas wisatawan menuju kawasan Colo. (dik)

Editor : Ali Mustofa
kawasan wisata colo pemprob jateng jalan kudus-colo alat berat