Taman Bojana Kudus Dilirik Investor, Pemkab Berharap Pengelolaan Lebih Optimal

Ali Mustofa • Dipublikasikan Selasa, 13 Oktober 2026 | 09:47 WIB
PUSAT KULINER: Bangunan Taman Bojana Kudus masih berdiri kokoh. Pusat kuliner khas Kudus ditawarkan kepada investor. (INDAH SUSANTI/RADAR KUDUS)
PUSAT KULINER: Bangunan Taman Bojana Kudus masih berdiri kokoh. Pusat kuliner khas Kudus ditawarkan kepada investor. (INDAH SUSANTI/RADAR KUDUS)

KUDUS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus kembali menawarkan pengelolaan Taman Bojana kepada investor.

Langkah ini dilakukan untuk mengoptimalkan pemanfaatan aset daerah yang selama ini dikenal sebagai salah satu pusat kuliner khas di Kabupaten Kudus.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejumlah investor mulai menunjukkan ketertarikan untuk mengelola kawasan tersebut.

Pemkab Kudus berharap adanya investor dapat mendorong pengembangan Taman Bojana agar memiliki fungsi yang lebih luas dan memberikan manfaat lebih besar.

Kepala Bidang Pengelolaan Aset Daerah pada Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kudus, Marinda Agustina, mengatakan pengelolaan Taman Bojana hingga kini dinilai belum berjalan secara maksimal.

Karena itu, pemerintah daerah membuka peluang kerja sama dengan investor agar aset milik Pemkab Kudus tersebut dapat dikembangkan secara lebih optimal.

Menurut Marinda, pemanfaatan Taman Bojana ke depan tidak harus terbatas sebagai tempat kuliner.

Dengan lokasi yang dinilai strategis, kawasan tersebut berpeluang dikembangkan menjadi fasilitas usaha lain, termasuk hotel.

“Investor memang masih sebatas komunikasi informal. Belum ada surat resmi yang masuk, tetapi mudah-mudahan ada yang benar-benar tertarik. Lokasinya strategis, sehingga sayang kalau hanya dimanfaatkan sebagai Taman Bojana,” ujar Marinda.

Pemkab Kudus berharap penawaran kepada investor ini dapat membuka peluang pengembangan kawasan sekaligus meningkatkan nilai manfaat aset daerah.

Namun, hingga saat ini, penjajakan tersebut masih berada pada tahap awal dan belum ada pengajuan resmi dari calon investor. (san)

Editor : Ali Mustofa
investor aset daerah pemkab kudus pusat kuliner taman bojana