Tiga Anak Sakit Terjebak Kebakaran Panti Darul Hadlonah Kudus, Dievakuasi Pakai Tali

Ali Mustofa • Dipublikasikan Selasa, 6 Oktober 2026 | 14:13 WIB
KEBAKARAN: upaya petugas menjinakkan kilatan si jago merah di panti asuhan Darul Hadlonah pada Selasa (6/10) siang. (NUR ICHSAN/RADAR KUDUS)
KEBAKARAN: upaya petugas menjinakkan kilatan si jago merah di panti asuhan Darul Hadlonah pada Selasa (6/10) siang. (NUR ICHSAN/RADAR KUDUS)

KUDUS – Kebakaran melanda gedung serbaguna Panti Asuhan Darul Hadlonah di Desa Wergu Wetan, Kecamatan Kota, Kudus, Selasa (6/10) siang.

Tiga anak yang sedang sakit sempat terjebak di lantai tiga bangunan saat api berkobar.

Sekretaris Pengurus Panti Asuhan Darul Hadlonah Umi Kulsum mengatakan, ketiga anak tersebut berada di bangunan karena tidak berangkat sekolah. Saat kejadian, waktu masih menunjukkan jam sekolah.

"Ada tiga anak yang sedang sakit, jadi tidak berangkat sekolah. Saat kejadian memang masih jam sekolah," ungkap Umi.

Ketiga anak tersebut yakni Fardan, Rouf, dan Zidan. Ketiganya merupakan siswa SMP dan saat kebakaran terjadi berada di lantai tiga bangunan yang dihuni anak laki-laki.

Umi menjelaskan, ketiga anak tersebut kemudian dievakuasi warga menggunakan tali.

Mereka berhasil diturunkan dari lantai tiga sehingga dapat menyelamatkan diri dari kobaran api.

"Turunnya dibantu warga menggunakan tali," jelasnya.

Saat ini, ketiga anak tersebut telah dibawa ke Puskesmas untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.

Umi menyebut secara fisik ketiganya dalam kondisi aman. Namun, mereka sempat menghirup asap saat berada di dalam bangunan.

"Secara fisik aman, tetapi memang sempat menghirup asap," katanya.
Panti Asuhan Darul Hadlonah sendiri dihuni 23 anak, terdiri atas 12 laki-laki dan 11 perempuan. Bangunan yang terbakar merupakan tempat tinggal anak laki-laki.

Sementara itu, Petugas BPBD Miftahul Huda mengatakan, informasi mengenai kejadian diterima sekitar pukul 11.45 WIB. Petugas kemudian mengerahkan sejumlah armada untuk melakukan pemadaman.

"Dari BPBD 3 unit. Satpol PP 2 unit. Djarum 1 unit dan Nojorono 1 unit," ucapnya.

Turut dalam upaya pemadaman api, Kasi Damkar Satpol PP Selamet menyebut, api diduga bermula dari lantai dua bagian timur.

Di dalam bangunan terdapat sejumlah material yang mudah terbakar, seperti kasur, lemari kayu, pakaian, dan bahan mebel.

Api kemudian berhasil dipadamkan dan petugas melanjutkan proses pendinginan.

Untuk penyebab kebakaran, petugas menyatakan masih dalam penyelidikan.

"Masih penyelidikan. Informasi awal sempet terdengar ledakan sebelum kebakaran," ucapnya. (nur).

Editor : Ali Mustofa
panti asuhan kudus panti darul hadlonah pusekesmas kebakaran Pemadaman Api