Milad ke-25, SDIT Al-Islam Kudus Tekankan Pendidikan Adab dan Kepedulian Lingkungan

Redaksi Radar Kudus • Dipublikasikan Minggu, 4 Oktober 2026 | 18:49 WIB
MANTAB: Para murid SDIT Al-Islam Kudus mengikuti karnaval dengan start di Pendapa Kabupaten Kudus pada Ahad pagi.
MANTAB: Para murid SDIT Al-Islam Kudus mengikuti karnaval dengan start di Pendapa Kabupaten Kudus pada Ahad pagi. (NUR ICHSAN/RADAR KUDUS)

KUDUS — SDIT Al-Islam Kudus memperkuat pendidikan adab, sebagai upaya membentuk karakter siswa.

Di tengah kekhawatiran terhadap krisis karakter anak, yang dinilai turut dipengaruhi penggunaan gadget dan konsumsi media digital.

Komitmen tersebut, disampaikan Kepala SDIT Al-Islam Kudus Susi Utami dalam peringatan Milad ke-25 SDIT Al-Islam Kudus di Pendapa Kabupaten Kudus pada Ahad (4/10) pagi.

Ia mengatakan, penguatan pendidikan adab menjadi salah satu fokus sekolah dalam mendidik generasi muda.

Agar tidak hanya memiliki kemampuan akademis, tetapi juga berkarakter baik.

“Karena kini tengah marak krisis karakter pada anak-anak yang terjadi di banyak daerah, maupun kota-kota besar. Ini tidak terlepas dari pengaruh gadget serta media yang dikonsumsi anak," ucapnya.

Menurutnya, pembentukan karakter anak membutuhkan sinergi antara pihak sekolah dan orang tua.

Karena itu, SDIT Al-Islam terus menjalin hubungan dengan seluruh keluarga besar sekolah, termasuk alumni dan orang tua murid.

Upaya membangun generasi berkarakter tersebut, sejalan dengan tema perayaan milad ke-25 SDIT Al-Islam; “Growing, Inspiring & Shining”.

Melalui semangat tersebut, sekolah berharap dapat terus berkembang, menginspirasi, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Di sekolah, anak-anak kami biasakan berlaku sopan dan menghargai. Baik kepada guru maupun teman," ucapnya.

Selain pendidikan adab, SDIT Al-Islam juga mendorong pembentukan karakter peduli lingkungan melalui pembiasaan sehari-hari.

Siswa diajarkan membawa tumbler, menggunakan tas belanja untuk mengurangi sampah plastik, serta memilah sampah organik dan anorganik.

“Kami juga aktif berkomunikasi dengan wali murid. Khususnya, terkait pengawasan di rumah," ucapnya.

Dalam peringatan Milad ke-25 itu, SDIT Al-Islam menggelar Karnaval Generasi Mantab yang melibatkan keluarga besar sekolah.

Kegiatan juga diisi dengan permainan bersama orang tua dan anak, serta pembagian berbagai hadiah untuk peserta.

PEMBUKAAN: Bupati Kudus Samani Intakoris menyampaikan sambutan dalam perayaan Milad ke-25 SDIT Al-Islam di Pendapa Kabupaten Kudus pada Minggu (4/10) pagi. (NUR ICHSAN/RADAR KUDUS)
PEMBUKAAN: Bupati Kudus Samani Intakoris menyampaikan sambutan dalam perayaan Milad ke-25 SDIT Al-Islam di Pendapa Kabupaten Kudus pada Minggu (4/10) pagi. (NUR ICHSAN/RADAR KUDUS)

Sementara itu, Bupati Kudus Samani Intakoris dalam sambutannya menekankan pentingnya keseimbangan antara penguasaan ilmu pengetahuan dan pembentukan akhlak dalam mendidik generasi muda.

Menurutnya, pendidikan tidak hanya berorientasi pada kecerdasan akademis, tetapi juga harus mampu membentuk karakter dan akhlak peserta didik.

“Antara sains dengan akhlak menjadi satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Ya pintar. Ya akhlaknya bagus,” ujarnya.

Anak-anak saat ini, akan menjadi generasi emas yang kelak menggantikan generasi sekarang.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para guru yang telah mendidik anak-anak di Kabupaten Kudus.

Untuk menjadi generasi yang cerdas serta memiliki akhlak baik.

Ia juga mengapresiasi antusiasme masyarakat dan keluarga besar SDIT Al-Islam dalam menyambut perayaan seperempat abad sekolah tersebut.

Samani berharap, pada usia ke-25, SDIT Al Islam semakin dewasa, berprestasi, dan terus berinovasi dalam memberikan pendidikan kepada anak-anak.

Ia menyebut, keberadaan sekolah ini, sebagai salah satu aset Kabupaten Kudus dalam mempersiapkan generasi emas yang unggul dan berkarakter.

“Kami titip anak-anak kami, agar menjadi anak yang baik, sholih dan sholihah,” pesannya. (nur/lin)

Editor : Mahendra Aditya
SDIT Al-Islam Kudus pendidikan adab Milad ke-25 pendidikan karakter Samani Intakoris