Kudus Punya Film Animasi Sa’i & Uti, Bupati dan Wabup Ikut Isi Suara

Ali Mustofa • Dipublikasikan Rabu, 30 September 2026 | 11:05 WIB
SUDAH TAYANG: Gambar film animasi Sa’i & Uti karya SMK RUS Kudus bekerja sama dengan Pemkab Kudus. (DINAS KOMINFO UNTUK RADAR KUDUS)
SUDAH TAYANG: Gambar film animasi Sa’i & Uti karya SMK RUS Kudus bekerja sama dengan Pemkab Kudus. (DINAS KOMINFO UNTUK RADAR KUDUS)

KUDUS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus berkolaborasi dengan SMK Raden Umar Said (RUS) Kudus melalui RUS Animation Studio menghadirkan film animasi berjudul Sa’i & Uti.

Karya tersebut menjadi media untuk mengenalkan berbagai potensi Kudus, mulai dari kuliner, sejarah, destinasi wisata, hingga nilai toleransi.

Film animasi ini juga dipersembahkan dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-477 Kota Kudus.

Sa’i & Uti terdiri atas dua episode dengan total durasi sekitar 10 menit.

Penyajiannya dibuat ringan dan menarik sehingga dapat menjadi sarana edukasi sekaligus promosi daerah yang bisa dinikmati berbagai kelompok usia.

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris dan Wakil Bupati Bellinda Birton turut ambil bagian dalam produksi dengan mengisi suara untuk karakter Sa’i dan Uti.

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris melihat animasi di SMK RUS. (DINAS KOMINFO UNTUK RADAR KUDUS)
Bupati Kudus Sam’ani Intakoris melihat animasi di SMK RUS. (DINAS KOMINFO UNTUK RADAR KUDUS)

Episode pertama mengangkat tema “Jelajah Kuliner Khas Kudus”.

Di dalamnya diperkenalkan sejumlah makanan khas daerah, salah satunya soto kerbau yang menjadi salah satu kuliner identitas Kudus.

Sementara episode kedua bertajuk “Jelajah Destinasi Ikonik Kudus”.

Episode tersebut mengajak penonton mengenal sejumlah lokasi wisata dan sejarah yang menjadi bagian dari identitas Kudus, seperti kompleks Masjid dan Makam Sunan Muria, Makam Sunan Kudus, Masjid dan Menara Kudus, hingga Museum Kretek.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kudus, Satria Agus Himawan, mengatakan film animasi tersebut menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan profil Kudus melalui media yang lebih ringan dan dekat dengan berbagai kalangan, termasuk generasi muda maupun masyarakat lanjut usia.

Film Sa’i & Uti telah ditayangkan melalui videotron di kawasan Masjid Agung Kudus serta kanal YouTube Kudus News Channel.

Pemerintah daerah juga membuka kesempatan bagi sekolah, lembaga pendidikan, dan masyarakat untuk memanfaatkan film tersebut sebagai bahan literasi mengenai Kabupaten Kudus.

“Sa’i & Uti sudah tayang di videotron Masjid Agung Kudus dan YouTube Kudus News Channel. Kami juga mempersilakan sekolah, lembaga pendidikan, maupun masyarakat untuk menggunakan film ini, sebagai bahan literasi tentang Kabupaten Kudus,” ujar Satria.

Menurut Satria, produksi film tersebut tidak hanya berkaitan dengan publikasi daerah.

Karya ini sekaligus menunjukkan kemampuan siswa SMK RUS dalam menghasilkan produk kreatif yang dapat mengangkat potensi daerah melalui media visual.

“Kehadiran film animasi ini, sekaligus menunjukkan siswa SMK RUS dalam produksi karya kreatif tak hanya mengasah kemampuan animasi, tetapi juga mampu mengangkat potensi daerah melalui medium visual yang mudah diterima berbagai kalangan,” tambahnya.

Sementara itu, CEO RUS Animation Studio Roy Tok menyampaikan bahwa sekitar 40 siswa terlibat dalam pengerjaan proyek tersebut.

Film animasi Sa’i & Uti dikerjakan selama kurang lebih dua bulan sebelum akhirnya dirilis untuk masyarakat. (san)

Editor : Ali Mustofa
Sa’i & Uti film animasi Kudus smk rus kudus kuliner khas kudus wisata kudus