KUDUS - Penantian keluarga Muhammad Adam Assegaf (19), warga Desa Demangan, Kecamatan Kota, Kudus, akhirnya mendapat kepastian.
Namun, kabar tersebut datang bersama duka mendalam setelah jenazah Adam tiba di rumah duka pada Selasa (29/9/2026), sekitar pukul 09.10.
Jenazah Adam dibawa menggunakan ambulans dari Semarang menuju kediaman keluarganya di Desa Demangan. Kedatangan peti jenazah langsung disambut suasana haru. Tangis keluarga pecah setelah 16 hari menunggu kepastian mengenai nasib Adam.
Adam merupakan salah satu korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di Perairan Masalembo, Laut Jawa, pada Minggu (13/9/2026).
Setelah melalui proses pencarian dan identifikasi selama 16 hari, jenazahnya berhasil dikenali dan tercatat dalam daftar identifikasi jenazah nomor 36.
Meski telah mendapatkan kepastian mengenai Adam, keluarga masih menghadapi penantian lain.
Mereka masih menunggu hasil identifikasi Yusuf Fahrizal, kakak Adam yang juga berada dalam manifes KM Virgo Transport 8 dan hingga kini belum teridentifikasi.
Kakak ipar Adam, Khoirun Ni’matul Ilmi, mengatakan pemakaman Adam dilakukan sekitar pukul 14.00 di Pemakaman Ploso, Kudus.
Sebelum kecelakaan terjadi, Adam dan Yusuf diketahui berangkat bersama pada Jumat (11/9) untuk menjalankan pekerjaan sebagai bagian dari ekspedisi.
Adam bekerja sebagai kernet, sedangkan Yusuf yang merupakan warga Desa Prambatan Kidul, Kecamatan Kaliwungu, bertugas sebagai sopir ekspedisi.
Sehari setelah keberangkatan, Yusuf sempat melakukan panggilan video dengan keluarga.
Namun, komunikasi tersebut terhenti pada Minggu (13/9) siang.
Sejak saat itu, keluarga terus menunggu kabar sembari mengikuti perkembangan pencarian serta proses identifikasi para korban.
Di tengah kesedihan, keluarga dan sahabat juga mengenang rencana masa depan Adam.
Sahabatnya, Rafi Aditia (21), mengatakan Adam sebelumnya sedang mempersiapkan pernikahan dengan kekasihnya.
“Sekitar satu setengah bulan yang lalu Adam sudah melamar keka sihnya,” ujarnya.
Sedangkan Yusuf diketahui telah berkeluarga dan memiliki empat anak.
Kini, setelah jenazah Adam dimakamkan, keluarga kembali menanti kepastian mengenai keberadaan Yusuf.
Proses identifikasi terhadap korban yang belum dikenali masih menjadi harapan keluarga untuk mendapatkan kejelasan mengenai nasib anggota keluarganya tersebut. (dik)
Editor : Ali Mustofa