KUDUS – Bupati Kudus Sam’ani Intakoris memanfaatkan kegiatan Scooter Go Green Rolling Sareng Bupati dan Wakil Bupati Kudus 2026 untuk turut mengangkat produk UMKM Desa Kandangmas. Di sela acara yang berlangsung di Balai Desa Kandangmas, Minggu (27/9), Sam’ani meninjau stan UMKM sekaligus membeli sejumlah produk lokal.
Beragam produk khas Kandangmas ditawarkan kepada peserta kegiatan, mulai dari kopi, tape, madu, petai, hingga durian lokal. Sam’ani tidak sekadar melihat-lihat, tetapi juga mencicipi beberapa produk yang dijajakan pelaku UMKM.
Durian menjadi salah satu produk yang menarik perhatian Bupati Kudus. Sam’ani membeli dua durian lokal Kandangmas dengan total harga Rp 170 ribu. Masing-masing durian dibeli seharga Rp 65 ribu dan Rp 105 ribu.
Baca Juga: Scooter Go Green Semarakkan HUT Kudus, Bupati Sam’ani Ikut Konvoi Vespa
Dua buah durian tersebut memiliki karakter rasa berbeda. Salah satunya terasa manis, sementara durian lainnya memiliki cita rasa pahit. Meski berbeda, keduanya tetap dinikmati dalam suasana santai bersama para tamu dan peserta kegiatan.
Sam’ani kemudian membagikan durian yang dibelinya kepada Direktur Jawa Pos Radar Kudus Baehaqi, jajaran Forkopimda, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), hingga masyarakat yang berada di sekitar lokasi.
Selain durian, Sam’ani juga mencicipi kopi, tape, dan madu produksi UMKM Kandangmas. Setelah menikmati sejumlah produk tersebut, dia menyempatkan berfoto bersama para pelaku UMKM.
Menurut Sam’ani, durian lokal Kandangmas memiliki cita rasa yang menarik dan layak diperkenalkan lebih luas. Dia menilai rasa manis pada durian tersebut merupakan cita rasa alami yang menjadi salah satu daya tarik produk lokal.
“Duriannya sangat enak. Ini manis alami dan aromanya sangat menggugah selera. Orang harus tahu ini dan mencobanya,” ujarnya.
Sam’ani berharap produk pertanian dan olahan lokal dari Kandangmas, terutama durian, dapat semakin dikenal masyarakat. Menurutnya, semakin luas pengenalan terhadap produk lokal dapat membuka peluang pasar yang lebih besar bagi masyarakat.
“Supaya durian-durian lokal di Kudus semakin dikenal masyarakat luas. Sehingga nanti akan mendongkrak ekonomi di Kudus,” katanya.
Perbedaan karakter rasa durian yang dicicipi Sam’ani juga menjadi perhatian pelaku UMKM di lokasi. Salah seorang penjual durian menjelaskan bahwa warna buah tidak selalu menjadi penentu rasa.
“Warnanya tidak memengaruhi rasa. Ada yang manis, ada juga yang pahit, tetapi rasanya tetap enak,” ungkapnya.
Tak hanya durian, produk tape yang dijajakan pelaku UMKM tersebut juga dibeli oleh Sam’ani. Perhatian langsung dari Bupati Kudus membuat pelaku UMKM merasa senang karena produk yang mereka hasilkan mendapat kesempatan untuk dikenal lebih luas.
Kegiatan Scooter Go Green pun menjadi ruang promosi bagi UMKM Kandangmas. Kehadiran ratusan peserta dari berbagai komunitas memberikan kesempatan bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat dari luar desa.
Dengan dukungan kegiatan komunitas dan perhatian pemerintah daerah, produk lokal Kandangmas diharapkan tidak hanya dikenal oleh masyarakat sekitar, tetapi juga memiliki pasar yang lebih luas.
Editor : Mahendra Aditya