KUDUS – Harapan keluarga untuk menemukan dua kakak beradik asal Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, hingga kini masih belum berakhir.
Yusuf Fahrizal, 37 tahun, dan Muhammad Adam Assegaf, 20 tahun, tercatat sebagai penumpang Kapal Motor Penumpang (KMP) Virgo Transport 8 yang terbalik di Laut Jawa pada Minggu, 13 September 2026 dini hari.
Memasuki Senin, 21 September 2026, keberadaan keduanya belum diketahui.
Keluarga masih menunggu kepastian mengenai kondisi Yusuf dan Adam setelah kapal yang membawa mereka dari Surabaya menuju Banjarmasin mengalami kecelakaan.
Keduanya diketahui berada dalam manifest penumpang kapal.
Mereka hendak kembali ke Banjarmasin untuk melanjutkan pekerjaan sebagai sopir dan kernet truk ekspedisi pengiriman barang.
Enam Tahun Bekerja di Kalimantan
Yusuf dan Adam merupakan warga Desa Prambatan Kidul, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus.
Selama kurang lebih enam tahun, keduanya bekerja di wilayah Kalimantan dalam bidang jasa angkutan barang.
Sebelum berangkat, hubungan keduanya dengan keluarga masih berjalan seperti biasa.
Mereka bahkan sempat melakukan video call dengan keluarga dan menyampaikan rencana untuk kembali bekerja di Banjarmasin setelah menyeberangi Laut Jawa menggunakan KM Virgo Transport 8.
Namun, perjalanan tersebut berubah menjadi musibah.
Kapal dilaporkan terbalik sekitar pukul 01.20 WITA. Peristiwa tersebut disebut terjadi tanpa adanya alarm atau pemberitahuan sebelumnya.
Akibat kecelakaan itu, banyak penumpang dilaporkan belum ditemukan, sementara sebagian lainnya berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat maupun meninggal dunia.
Empat Warga Kudus Masih Dicari
Pemerintah Kabupaten Kudus mencatat hingga Senin, 21 September 2026, terdapat empat warga Kudus yang masih dinyatakan hilang dalam tragedi KM Virgo Transport 8.
Yusuf dan Adam menjadi dua di antara empat warga tersebut. Meski nama mereka tercantum dalam manifest penumpang, keduanya belum termasuk dalam daftar korban yang telah ditemukan maupun berhasil diidentifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri.
Kondisi tersebut membuat keluarga masih berada dalam penantian. Orang tua dan saudara kandung Yusuf serta Adam terus berharap keduanya dapat ditemukan dan segera mendapatkan kepastian mengenai keberadaan mereka.
Sejumlah anggota keluarga bahkan telah berangkat menuju Banjarmasin untuk memantau langsung perkembangan pencarian dan proses evakuasi yang dilakukan di sekitar perairan Masalembo, Laut Jawa.
Pemkab Kudus Dampingi Keluarga
Dukungan juga diberikan Pemerintah Kabupaten Kudus kepada keluarga para korban. Bupati Kudus telah mendatangi keluarga korban di Desa Demangan dan Desa Prambatan Kidul.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memberikan dukungan moral sekaligus memastikan proses pencarian warga Kudus terus mendapat perhatian melalui koordinasi dengan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas).
Di sisi lain, Jasa Raharja telah menyelesaikan penyaluran santunan kepada enam korban meninggal dunia yang telah berhasil diidentifikasi.
Sementara bagi korban yang hingga kini masih dinyatakan hilang, termasuk Yusuf dan Adam, proses pencarian serta pendataan masih berjalan.
Kepastian status mereka masih menunggu hasil operasi tim SAR gabungan dan proses identifikasi korban.
Pencarian Masih Berlangsung
Operasi pencarian korban KM Virgo Transport 8 terus dilakukan Basarnas bersama tim SAR gabungan. Penyisiran masih difokuskan di sejumlah area perairan yang menjadi lokasi kapal mengalami kecelakaan.
Berdasarkan data hingga 21 September 2026, sebanyak 114 korban telah berhasil dievakuasi.
Dari jumlah tersebut, 108 orang ditemukan dalam kondisi selamat dan enam orang meninggal dunia. Sementara itu, sebanyak 129 orang lainnya masih dalam proses pencarian.
Di antara mereka terdapat Yusuf Fahrizal dan Muhammad Adam Assegaf, dua warga Desa Prambatan Kidul, Kudus, yang hingga hari kedelapan setelah kecelakaan masih belum diketahui keberadaannya.
Bagi keluarga, setiap perkembangan pencarian menjadi harapan baru.
Mereka terus menanti kabar mengenai kedua kakak beradik tersebut sembari berharap operasi SAR dapat segera membawa kepastian dan menemukan Yusuf serta Adam.
Editor : Ali Mustofa