Jalan Penghubung Kudus-Grobogan Mulai Diperbaiki, 78 Titik Masuk Rehabilitasi

Ali Mustofa • Dipublikasikan Sabtu, 5 September 2026 | 08:56 WIB
Ilustrasi perbaikan jalan (Ist)
Ilustrasi perbaikan jalan (Ist)

KUDUS – Perbaikan sejumlah ruas jalan provinsi di Jawa Tengah juga menyasar wilayah Kabupaten Kudus.

Salah satunya berada di Jalan Jati-Klambu, jalur yang menjadi penghubung antara Kudus dan Grobogan.

Hingga kemarin, perkembangan pekerjaan rehabilitasi jalan tersebut telah mencapai sekitar 6 persen.

Meski masih terbilang awal, capaian itu sudah melampaui target yang ditetapkan dalam rencana pekerjaan, yakni sekitar 3,5 persen.

Ketua Pokja Jepara-Kudus Balai Pengelolaan Jalan (BPJ) Wilayah Pati, Parjo, menjelaskan bahwa penanganan Jalan Jati-Klambu dilakukan secara spot atau pada titik-titik tertentu yang mengalami kerusakan.

Secara keseluruhan, terdapat 78 segmen yang masuk dalam program rehabilitasi. Total panjang jalan yang mendapatkan penanganan mencapai sekitar 12,4 kilometer.

Proses pengerjaan hingga kini memang belum dilakukan secara menyeluruh dalam satu hamparan.

Pekerjaan masih dipusatkan pada titik-titik yang dinilai menjadi prioritas karena mengalami kerusakan.

Di sejumlah lokasi, pekerja terlihat melakukan pembenahan setelah lapisan aspal lama dibongkar menggunakan peralatan drill.

Sementara pada titik lainnya, pengerjaan telah berlanjut ke tahap pemasangan sekaligus pembuatan rangka besi sebagai bagian dari konstruksi perbaikan.

Teknik yang digunakan tidak sama di setiap lokasi. Penanganan disesuaikan dengan tingkat kerusakan jalan.

Bagian yang membutuhkan perbaikan lebih kuat akan ditangani melalui betonisasi, sedangkan kerusakan dengan tingkat lebih ringan cukup diperbaiki melalui metode penambalan.

Program rehabilitasi Jalan Jati-Klambu tersebut menggunakan dana APBD Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp1,5 miliar.

Kontrak pekerjaan telah dimulai sejak 28 Juli dan pelaksanaannya ditargetkan selesai pada 9 Desember.

Parjo menyebut Jalan Jati-Klambu memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat.

Jalur tersebut menjadi salah satu akses utama yang menghubungkan Kabupaten Kudus dengan Grobogan.

Aktivitas kendaraan di ruas ini tergolong padat. Tidak hanya kendaraan masyarakat yang melintas setiap hari, tetapi juga kendaraan yang berkaitan dengan kegiatan perdagangan dan perekonomian.

Karena itu, kondisi jalan menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran pergerakan orang maupun distribusi barang antardaerah.

Jalan yang baik diharapkan dapat mendukung aktivitas masyarakat sekaligus memperlancar kegiatan ekonomi.

Namun, mempertahankan kualitas jalan di kawasan tersebut bukan perkara mudah. Selain tingginya beban kendaraan, karakteristik tanah di wilayah Kecamatan Undaan dan sekitarnya turut menjadi tantangan.

Kawasan tersebut didominasi tanah lempung yang relatif mudah mengalami perubahan kondisi.

Situasi itu membuat beberapa bagian jalan lebih rentan mengalami kerusakan, terutama ketika terus menerima tekanan kendaraan dalam jangka panjang dan menghadapi perubahan cuaca.

Dengan rehabilitasi yang dilakukan secara bertahap, perbaikan Jalan Jati-Klambu diharapkan dapat meningkatkan kondisi ruas jalan sekaligus menjaga kelancaran akses antara Kudus dan Grobogan. (dik)

Editor : Ali Mustofa
rehabilitasi jalan perbaikan jalan jalan provinsi kerusakan jalan Kudus