RADAR KUDUS - Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muria Kudus (UMK) bekerja sama dengan Bank Indonesia dan PMKM Emas Prima Indonesia (EPI) DPD Jawa Tengah menggelar kegiatan Pelatihan dan Workshop SI APIK 2026.
Acara tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai 26 hingga 28 Agustus 2026 bertempat di Gedung M FEB UMK, yang dimulai pukul 08.00 WIB.
Pelatihan ini ditujukan khusus bagi para anggota PMKM Emas Prima Indonesia DPD Jawa Tengah guna melek terhadap pencatatan keuangan digital menggunakan aplikasi SI APIK (Sistem Informasi Pencatatan Keuangan) yang dikembangkan oleh Bank Indonesia.
Hadir sebagai mentor utama dalam workshop ini, Bendahara Umum PMKM EPI, Dr. Eko Cahyo Mayndarto, S.E., M.M., CMA., CSRS. Kegiatan ini diketuai oleh Zuliyati, S.E., M.Si., Ak., CA., dengan anggota Dr. Kertati Sumekar, S.E., M.M., Naila Rizki Salisa, S.E., M.Sc., Sutono, S.E., M.M., Ph.D, Dr. Dwi Soegiarto, S.E., M.M, Noor Indah Rahmawati, S.E., M.M, Tina Rahayu, S.M., M.M. Rhealin Hening Karatri, S.E., M.M, Alfiyani Nur Hidayanti, S.E., M.Si., Akt, dan Zamrud Mirah Delima, S.E., M.Si., Akt.
Dalam materinya, Dr. Eko Cahyo Mayndarto membekali para pelaku usaha dengan strategi pengelolaan keuangan modern berbasis teknologi agar pengelolaan bisnis UMKM makin transparan, akuntabel, dan siap bersaing di pasar global.
"Pencatatan keuangan yang rapi dan terdigitalisasi menggunakan aplikasi SI APIK menjadi fondasi utama bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan kredibilitas usaha, mempermudah akses permodalan, serta mendorong tata kelola bisnis yang akuntabel dan berdaya saing," ujar Dr. Eko Cahyo Mayndarto.
Dalam sesi penyampaian materi, peserta diajak mempraktikkan secara langsung penginputan transaksi harian, pembuatan laporan arus kas, hingga penyusunan neraca keuangan usaha melalui aplikasi smartphone.
Pendampingan teknis ini dinilai sangat krusial mengingat masih banyaknya pelaku usaha mikro yang mengabaikan pemisahan antara keuangan pribadi dan bisnis.
Tidak hanya sebatas pelatihan teori dan praktik, kegiatan ini juga membuka peluang jejaring bisnis (networking) bagi sesama anggota PMKM EPI se-Jawa Tengah.
Antusiasme tinggi terlihat dari para peserta yang aktif berdiskusi mengenai kendala tata kelola finansial yang kerap mereka hadapi di lapangan.
Melalui sinergi akademisi, perbankan, dan komunitas pelaku usaha ini, diharapkan UMKM di Jawa Tengah, khususnya wilayah Kudus dan sekitarnya dapat naik kelas serta memperkuat tata kelola usahanya secara profesional.
Pihak penyelenggara pun berkomitmen untuk terus mengawal keberlanjutan program ini agar seluruh peserta mampu mengimplementasikan SI APIK secara konsisten dalam operasional harian mereka. (lia/mah)
Editor : Mahendra Aditya