Miris Bayi Baru Lahir Ditaruh Di Dalam Tas, Kini Dirawat di RSI Sunan Kudus, Begini Kronologinya

Ali Mustofa • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:45 WIB
TEGA: Kondisi bayi yang baru lahir ditemukan di teras rumah warga di Desa Karangngampel. (TANGKAPAN LAYAR)
TEGA: Kondisi bayi yang baru lahir ditemukan di teras rumah warga di Desa Karangngampel. (TANGKAPAN LAYAR)

KUDUS - Warga Desa Karangngampel RT 4/3, Kabupaten Kudus digegerkan ditemukannya seorang bayi berjenis kelamin perempuan di teras rumah milik Humaidi, Selasa (11/8) malam.

Bayi yang baru lahir tersebut saat ini mendapatkan perawatan di RSI Sunan Kudus. 

Penemuan bayi berjenis kelamin perempuan ini sempat viral di sosial media. Video penemuan bayi tersebut tersebar luas.

Saat ditemukan bayi tersebut ditempatkan di dalam tas. Bayi tersebut diselimuti kain bedong. 

Bayi tersebut ditemukan oleh pemilik rumah Humaidi sekitar pukul 23.00.

Saat ditemukan bayi tersebut, warga kemudian melapor ke desa dan bayi itu kemudian dilarikan oleh kepala desa ke RSI Sunan Kudus. 

Humaidi menyatakan, kronologi penemuan bayi ini bermula, saat Selasa malam dia menghantar pijat istrinya dan belum menemukan tanda-tanda mencurigakan.

Saat dia masuk ke rumah, istrinya mengecek tas yang tergeletak di atas kursi yang berada di teras rumah. 

Istri Humaidi kemudian kaget dan berteriak ke arah suaminya. Pemilik rumah merasa kaget karena ada bayi di dalam tas.

Pemilik rumah mengira, tas kertas tersebut berisikan snak atau makanan yang diletakkan orang. 

”Warga kemudian meminta laporkan ke Kades, saya langsung laporan,” katanya. 

Saat ditemukan bayi tersebut kondisinya sehat, dan ada bekas darah pada pakaian bayi tersebut.

Tali pusar bayi tersebut masih ada dan panjangnya kurang lebih 500 sentimeter. 

”Bayi tersebut langsung dibawa ke RSI, beratnya 2,6 kilogram. Bayi sempat nangis ketika ditemukan,” katanya. 

Sementara itu, Direktur RSI Sunan Kudus dr Ahmad Syaifuddin menyatakan, saat dibawa ke rumah sakit bayi tersebut kondisinya sehat.

Bayi yang ditemukan tersebut dimungkinkan baru lahir kurang lebih 1-2 jam dari kelahirannya. 

Pihak rumah sakit melakukan perawatan bayi berjenis kelamin perempuan itu di dalam incubator. Karena saat ditemukan, bayi dalam keadaan kedinginan. 

”Kami menerima bayi tersebut sekitar pukul 23.30 WIB, kondisinya sekarang baik dan tidak ada masalah,” katanya. 

Syaifuddin menambahkan, perawatan intensif dilakukan hingga sampai saat ini. Bayi tersebut diberikan imunisasi, vitamin K, serta susu formula. 

Tidak memungkiri, kata Syaifuddin banyak orang menanyakan kondisi bayi tersebut dan ingin mengadopsinya.

Akan tetapi pihak rumah sakit tengah melakukan koordinasi dengan Dinsos Kudus dan kepolisian. Agar perkara ini dapat ditangani lebih lanjut. (gal)

Editor : Ali Mustofa
rumah sakit bayi bayi di teras rumah rsi sunan kudus media sosial penemuan bayi