Fun Game Meriahkan HUT RI di Pendapa Kudus, Ini Tujuannya!

Andika Trisna Saputra • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 10:42 WIB
SERU: Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menggiring bola di tengah lapangan melewati pemain lawan di halaman Pendapa Kabupaten Kudus, Jumat (7/8). (ANDIKA TRISNA SAPUTRA/RADAR KUDUS)
SERU: Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menggiring bola di tengah lapangan melewati pemain lawan di halaman Pendapa Kabupaten Kudus, Jumat (7/8). (ANDIKA TRISNA SAPUTRA/RADAR KUDUS)

KOTA – Suasana halaman Pendapa Kabupaten Kudus dipenuhi semangat kebersamaan pada Jumat (7/8) pagi.

Sejak pukul 07.00 WIB, ribuan aparatur sipil negara (ASN) dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) mulai berdatangan untuk mengikuti fun game dalam rangka memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia.

Kemeriahan langsung terasa sejak pagi.

Bunyi drum dan terompet menggema mengiringi para peserta yang mengenakan kostum bernuansa merah putih khas perayaan 17 Agustus.

Sejumlah peserta bahkan tampil dengan busana unik untuk memberikan dukungan kepada tim masing-masing sehingga menciptakan suasana layaknya pesta rakyat.

Perlombaan diawali dengan pertandingan sepak bola memakai sarung yang mempertemukan Bupati Kudus Sam’ani Intakoris bersama sejumlah kepala OPD melawan tim yang dipimpin Sekretaris Daerah Kudus.

Laga berdurasi 2x5 menit itu berlangsung meriah dan mengundang gelak tawa oeserta maupun suporter.

Meski berlangsung santai, kedua tim tetap menunjukkan semangat kompetisi.

Tim Sekda akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 1-0 melalui gol yang tercipta pada babak pertama.

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris mengatakan, kegiatan tersebut sengaja digelar secara sederhana di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

Meski demikian, ia menilai semangat kebersamaan yang terbangun jauh lebih penting dibanding kemewahan acara.

“Yang penting happy. Kegiatan ini untuk memberikan semangat kepada ASN di lingkungan Pemkab Kudus agar semakin kompak, bahagia, membahagiakan rakyat, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Menurut Sam’ani, kekompakan antaraparatur menjadi modal penting dalam membangun daerah.

Ia berharap melalui kegiatan tersebut, jiwa korsa dan semangat gotong royong semakin kuat sehingga berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Pemerintah tentu masih memiliki banyak kekurangan. Tetapi dengan kekompakan, persatuan, dan saling pengertian, kami optimistis dapat memberikan kontribusi yang lebih baik dalam mewujudkan masyarakat Kudus yang sejahtera,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Sam’ani juga ikut ambil bagian pada pertandingan sepak bola memakai sarung bersama para kepala OPD.

Meski timnya harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 0-1, ia mengaku tetap menikmati jalannya pertandingan.

“Saya tadi ikut main sepak bola pakai sarung, kalah satu kosong. Tidak apa-apa, yang penting senang dan bersyukur. Semangat perjuangan para pahlawan kemerdekaan harus terus kita lanjutkan dengan membangun Indonesia dan Kabupaten Kudus,” ungkapnya.

Ia berharap, dengan digelarnya kegiatan yersebut, semangat kebersamaan yang terbangun dalam suasana peringatan kemerdekaan dapat terus terbawa dalam pelaksanaan tugas sehari-hari sehinga pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.

Wakil Bupati Kudus Bellinda Putri Sabrina Birton menyampaikan bahwa perlombaan tersebut menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kekompakan antar-OPD.

“Pagi ini kami mengadakan lomba dalam rangka HUT ke-81 RI. Tujuannya untuk silaturahmi agar teman-teman antar-OPD semakin kompak. Saya tadi ikut lomba pukul paku, seru sekali,” ujarnya.

Bellinda juga mengapresiasi kreativitas para pendukung yang hadir dengan berbagai atribut unik.

Penampilan suporter turut dinilai dalam perlombaan, dengan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kudus Endhah Endhayani Sam’ani Intakoris bertugas sebagai salah satu dewan juri.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kudus Tulus Tri Yatmika menjelaskan, perlombaan dirancang sederhana agar seluruh rangkaian dapat selesai sebelum pukul 10.30 WIB tanpa mengganggu pelayanan kepada masyarakat.

Ia menyebutkan pertandingan pembuka berupa sepak bola memakai sarung yang diikuti Bupati Kudus bersama kepala OPD laki-laki dengan durasi pertandingan dua babak masing-masing lima menit.

Selain itu terdapat lomba oukul paku bagi kepala OPD perempuan.

Sedangkan pertandingan antar-OPD meliputi balap bakiak, memindahkan kaleng secara beregu, mengisi botol menggunakan corong dengan mata yang ditutup sebagian, hingga lomba kreativitas suporter baik individu maupun kelompok.

“Kegiatan dipusatkan di satu lokasi dengan pelaksanaan bergantian agar lebih efektif. Yang terlibat sekitar 1.500 ASN, kecuali pegawai yang tetap bertugas memberikan pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya. (dik)

Editor : Andika Trisna Saputra
pemkab kudus agustusan asn lomba 17 agustus hut ri