KUDUS – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kudus bersama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Kudus terus memperkuat sinergi dalam upaya memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja sektor informal.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Refreshment Manfaat Program BPJS Ketenagakerjaan bagi Agen BRILink, Monitoring dan Evaluasi Kerja Sama, serta Pemberian Apresiasi Akuisisi KUR BRI Terbaik Periode I Tahun 2026 yang diselenggarakan di Kabupaten Kudus pada Rabu (5/8).
Kegiatan ini diikuti oleh 55 Agen BRILink KPL dan 16 Kepala Unit BRI se-Kabupaten Kudus.
Selain menjadi sarana penyegaran informasi (refreshment) mengenai manfaat Program BPJS Ketenagakerjaan, kegiatan ini juga menjadi forum evaluasi atas pelaksanaan kerja sama yang telah berjalan sekaligus memperkuat kolaborasi antara BPJS Ketenagakerjaan dan BRI dalam meningkatkan kepesertaan Bukan Penerima Upah (BPU) melalui jaringan Agen BRILink.
Dalam sesi refreshment, peserta memperoleh pemahaman kembali mengenai manfaat Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM), mekanisme pendaftaran peserta, pembayaran iuran, hingga prosedur pengajuan klaim.
BPJS Ketenagakerjaan juga menyampaikan berbagai pembaruan kebijakan, termasuk implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2025 yang memberikan diskon iuran sebesar 50 persen untuk Program JKK dan JKM bagi peserta Bukan Penerima Upah selama periode April hingga Desember 2026.
Melalui kebijakan tersebut, pekerja mandiri seperti pedagang, pelaku UMKM, petani, nelayan, pengemudi, hingga Agen BRILink memiliki kesempatan memperoleh perlindungan jaminan sosial dengan iuran yang lebih terjangkau.
BPJS Ketenagakerjaan berharap para Agen BRILink tidak hanya menjadi peserta yang terlindungi, tetapi juga menjadi mitra strategis dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Selain penyampaian materi program, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai monitoring dan evaluasi (monev) atas pelaksanaan kerja sama antara BPJS Ketenagakerjaan dan BRI.
Diskusi dilakukan untuk mengidentifikasi peluang pengembangan, kendala yang dihadapi di lapangan, serta strategi yang dapat diterapkan guna meningkatkan akuisisi peserta BPJS Ketenagakerjaan melalui kanal Agen BRILink.
Evaluasi tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan kerja sama yang telah terjalin mampu memberikan manfaat yang optimal bagi kedua belah pihak maupun masyarakat.
Suasana kegiatan semakin semarak dengan dilaksanakannya pemberian apresiasi kepada Unit BRI dengan capaian Akuisisi Kredit Usaha Rakyat (KUR) terbaik Periode I Tahun 2026.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kinerja unit kerja BRI dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penyaluran KUR.
Adapun penerima apresiasi adalah:
Peringkat I : BRI Unit Jati
Peringkat II : BRI Unit Dawe
Peringkat III : BRI Unit Wates
Pemberian apresiasi ini diharapkan dapat memotivasi seluruh unit kerja BRI untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperluas akses pembiayaan kepada pelaku usaha mikro, serta memperkuat kolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan dalam menghadirkan perlindungan sosial bagi para pekerja.
Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Kudus, Dewi Mulya Sari, menyampaikan bahwa jaringan Agen BRILink merupakan mitra strategis dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan hingga ke tingkat desa.
"Agen BRILink memiliki kedekatan dengan masyarakat sehingga menjadi salah satu mitra strategis dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Melalui kegiatan refreshment ini, kami ingin memastikan para Agen BRILink memahami manfaat program secara utuh sehingga mampu memberikan edukasi yang benar kepada masyarakat. Kami juga berharap monitoring dan evaluasi yang dilakukan bersama BRI dapat menghasilkan strategi yang lebih efektif dalam meningkatkan akuisisi peserta BPJS Ketenagakerjaan, khususnya pekerja sektor informal," ujar Dewi Mulya Sari.
Lebih lanjut, Dewi menjelaskan bahwa manfaat BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan menyeluruh terhadap risiko kerja.
Peserta yang mengalami kecelakaan kerja akan mendapatkan manfaat berupa biaya perawatan sesuai indikasi medis hingga sembuh, santunan selama tidak mampu bekerja sementara, serta manfaat rehabilitasi apabila diperlukan.
Sementara itu, apabila peserta meninggal dunia bukan akibat kecelakaan kerja, ahli waris berhak menerima santunan Jaminan Kematian sesuai ketentuan yang berlaku.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Para Agen BRILink dan Kepala Unit BRI aktif berdiskusi mengenai manfaat program, proses pendaftaran, mekanisme pembayaran iuran, hingga strategi mengedukasi masyarakat agar semakin sadar akan pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Sesi monitoring dan evaluasi juga dimanfaatkan sebagai wadah berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam mengembangkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan melalui jaringan Agen BRILink.
Melalui sinergi yang semakin kuat antara BPJS Ketenagakerjaan dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., diharapkan perluasan perlindungan bagi pekerja sektor informal di Kabupaten Kudus dapat terus meningkat.
Di sisi lain, apresiasi kepada Unit BRI dengan capaian akuisisi KUR terbaik menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas sektor mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat perlindungan sosial bagi masyarakat pekerja.
BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kudus berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai inovasi dan memperluas kemitraan strategis dengan berbagai pihak.
Dengan semangat kolaborasi dan pelayanan prima, BPJS Ketenagakerjaan optimistis dapat mendukung terwujudnya Universal Coverage Jamsostek (UCJ) di Kabupaten Kudus, sehingga semakin banyak pekerja yang dapat bekerja dengan aman, produktif, dan terlindungi dari berbagai risiko sosial ekonomi. (*)
Editor : Ali Mustofa