AKBP Wahyu Sulistyo Resmi Pimpin Polres Kudus, Disambut Tradisi Pedang Pora

Ali Mustofa • Dipublikasikan Senin, 3 Agustus 2026 | 10:23 WIB
SIAP BERTUGAS: Kapolres Kudus AKBP Wahyu Sulistyo mengikuti tradisi pedang pora di Mapolres Kudus. (POLRES KUDUS UNTUK RADAR KUDUS)
SIAP BERTUGAS: Kapolres Kudus AKBP Wahyu Sulistyo mengikuti tradisi pedang pora di Mapolres Kudus. (POLRES KUDUS UNTUK RADAR KUDUS)

KUDUS – AKBP Wahyu Sulistyo resmi menjabat sebagai Kapolres Kudus setelah melakukan kunjungan perdana ke Markas Polres Kudus, Sabtu (1/8).

Ia menggantikan posisi AKBP Heru Dwi Purnomo yang mendapat tugas baru sebagai Kapolres Semarang.

Kedatangan AKBP Wahyu disambut dengan rangkaian tradisi penyambutan khas kepolisian, yakni pengalungan bunga dan prosesi Pedang Pora.

Dalam kesempatan tersebut, AKBP Wahyu hadir bersama Ketua Bhayangkari Cabang Kudus, Ny. Karlina Wahyu, serta disambut langsung oleh jajaran pejabat dan personel Polres Kudus.

Dalam kegiatan Apel Farewell Parade, AKBP Wahyu menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan pimpinan Polri untuk mengemban amanah sebagai Kapolres Kudus.

Ia menilai jabatan tersebut merupakan tanggung jawab besar dalam menjaga keamanan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Alhamdulillah, hari ini saya mendapatkan amanah sekaligus tanggung jawab sebagai Kapolres Kudus,” ujar AKBP Wahyu.

Sebelum dipercaya memimpin Polres Kudus, AKBP Wahyu sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Wonogiri.

Pengalaman selama bertugas di wilayah tersebut menjadi modal penting baginya untuk melanjutkan tugas menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Kudus.

Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap kinerja AKBP Heru Dwi Purnomo selama memimpin Polres Kudus.

Menurutnya, promosi jabatan yang diterima AKBP Heru merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian selama menjalankan tugas.

“Selamat kepada Pak AKBP Heru atas promosi sebagai Kapolres Semarang. Semoga semakin sukses dan selalu diberikan kelancaran serta perlindungan dalam menjalankan amanah,” tuturnya.

AKBP Wahyu berharap seluruh anggota Polres Kudus dapat memberikan dukungan dan kerja sama untuk melanjutkan berbagai program yang telah berjalan.

Ia menegaskan bahwa pergantian pimpinan bukan berarti berakhirnya pengabdian, melainkan bagian dari perjalanan tugas untuk terus memberikan pelayanan kepada institusi dan masyarakat.

“Saya berharap dukungan yang selama ini diberikan kepada Pak AKBP Heru juga dapat diberikan kepada saya. Dalam pengabdian tidak ada perpisahan, hanya berpindah tempat untuk melanjutkan tugas demi institusi dan masyarakat,” ungkapnya. (gal)

 
 
Editor : Ali Mustofa
AKBP Wahyu Sulistyo tradisi pedang pora kapolres kudus kamtibmas kepolisian