Bupati Kudus Lepas Peserta Pertukaran Pelajar dan Guru, Dorong Pemerataan Mutu Pendidikan

Ali Mustofa • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 10:34 WIB
PERTUKARAN PELAJAR: Bupati Kudus Sam
PERTUKARAN PELAJAR: Bupati Kudus Sam'ani Intakotis foto bareng murid yang mengikuti pertukaran pelajar. (INDAH SUSANTI/RADAR KUDUS)

KUDUS - Bupati Kudus Sam'ani Intakoris melepas peserta Program Pertukaran Murid dan Guru Tahun 2026 Kabupaten Kudus di SMP Negeri 2 Jati, Senin (20/7/2026).

Program yang akan berlangsung pada 27 Juli hingga 8 Agustus 2026 tersebut diikuti 290 murid SD dan SMP serta 62 guru dari sekolah negeri dan swasta di Kabupaten Kudus.

Program yang menjadi gagasan Bupati Kudus ini bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan melalui penguatan pengalaman belajar, pemerataan mutu pendidikan, serta berbagi praktik baik antarsekolah.

Selain pertukaran murid, tahun ini program juga diperluas dengan melibatkan para guru agar inovasi pembelajaran dapat saling dibagikan dan diterapkan di sekolah masing-masing.

Bupati Sam'ani Intakoris mengatakan, program tersebut diharapkan mampu mengurangi kesenjangan mutu pendidikan antarsekolah sekaligus membangun ekosistem pendidikan yang lebih kolaboratif.

"Kita ingin melihat ekosistem pendidikan secara menyeluruh, sehingga kesenjangan antara sekolah yang selama ini dianggap favorit dengan sekolah lainnya semakin berkurang. Semua sekolah harus memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang," ujar Bupati Sam'ani.

Bupati menjelaskan, para murid akan memperoleh pengalaman belajar di lingkungan sekolah yang baru, sedangkan para guru dapat saling bertukar metode pembelajaran dan praktik baik yang telah diterapkan di sekolah masing-masing.

"Anak-anak akan mendapatkan pengalaman baru, belajar beradaptasi dengan teman dan lingkungan yang berbeda. Sementara guru bisa saling berbagi metode mengajar sehingga kualitas pembelajaran di Kabupaten Kudus terus meningkat," jelasnya.

Menurut Bupati, pelaksanaan program akan dievaluasi secara menyeluruh sebagai bahan penyempurnaan pada periode berikutnya.

Pihaknya mengapresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

"Terima kasih kepada Bank Jateng atas dukungannya, Disdikpora Kabupaten Kudus, para kepala sekolah, guru, murid, orang tua, dan semua pihak yang telah berkolaborasi. Semoga program ini memberikan manfaat nyata bagi dunia pendidikan di Kabupaten Kudus," pungkasnya.

Salah satu peserta pertukaran, Nabila Khoirul Iftitah, siswi kelas V SD 1 Mlati Lor yang akan mengikuti pertukaran ke SD 1 Wergu Wetan, mengaku senang karena terpilih menjadi peserta.

"Saya senang bisa ikut program ini. Memang sedikit deg-degan karena akan belajar di sekolah baru, tetapi saya juga ingin mendapatkan teman baru dan pengalaman baru," ungkap Nabila.

Sementara itu, Dina Wahdaturrahmah, guru Bahasa Indonesia SMP Negeri 1 Undaan yang akan bertukar mengajar ke SMP Negeri 1 Jati, mengatakan telah menyiapkan berbagai materi dan asesmen pembelajaran untuk diterapkan di sekolah tujuan.

"Saya sudah menyiapkan perangkat asesmen pembelajaran. Selain itu, saya juga ingin berbagi praktik baik mengenai anti bullying yang selama ini diterapkan di SMP Negeri 1 Undaan, sehingga dapat menjadi inspirasi di sekolah tujuan," tuturnya. (san)

Editor : Ali Mustofa
sam'ani intakoris Program Pertukaran Murid dan Guru kualitas pendidikan pengalaman belajar bupati kudus