Perkuat Pengabdian, Harlah PKB Diisi Aksi Sosial Nyata

Andika Trisna Saputra • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 07:20 WIB
SERAH TERIMA: Ketua DPC PKB Kudus Ida Nur Sa’adah menyerahkan bantuan operasional secara simbolis dalam acara Harlah PKB Kudus ke-28, Minggu (19/7) malam. (ANDIKA TRISNA SAPUTRA/RADAR KUDUS)
SERAH TERIMA: Ketua DPC PKB Kudus Ida Nur Sa’adah menyerahkan bantuan operasional secara simbolis dalam acara Harlah PKB Kudus ke-28, Minggu (19/7) malam. (ANDIKA TRISNA SAPUTRA/RADAR KUDUS)

KOTA - Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Kudus memilih merayakan Hari Lahir (Harlah) ke-28 dengan memperbanyak aksi sosial bagi masyarakat.

Donor darah, pelayanan kesehatan gratis, santunan anak yatim, hingga bantuan operasional untuk Nahdlatul Ulama (NU) dan badan otonomnya menjadi rangkaian utama peringatan yang digelar di Sekretariat DPC PKB Kudus, Minggu (19/7) malam.

Peringatan Harlah yang mengusung tema "Arah Baru Amanat Ekonomi Konstitusi" itu juga diisii sarasehan politik.

Kegiatan dihadiri Wakil Ketua DPW PKB Jawa Tengah yang juga Bupati Kudus Sam'ani Intakoris, Ketua DPC PKB Kudus Ida Nur Sa'adah, Ketua Dewan Syura KH Jazuli Basyir, jajaran pengurus PKB, Fraksi PKB DPRD Kudus, badan otonom partai, serta pengurus Nahdlatul Ulama Kabupaten Kudus.

Ketua DPC PKB Kudus Ida Nur Sa'adah mengatakan, seluruh rangkaian kegiatan sengaja dirancang agar Harlah tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

"Perayaan Harlah ke-28 ini dilaksanakan serentak oleh seluruh jajaran DPC PKB se-Indonesia. Kami diminta menghadirkan kegiatan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan PKB selama 28 tahun," ujarnya.

Ia menjelaskan, selain donor darah dan layanan kesehatan gratis, DPC PKB Kudus juga memberikan santunan kepada anak-anak yatim di Panti Darul Khadlonah.

Bantuan operasional juga disalurkan keoada PCNU Kabupaten Kudus beserta berbagai badan otonom dan lembaga NU.

Penerima bantuan tersebut meliputi Muslimat NU, Fatayat NU, GP Ansor, Banser, IPNU, IPPNU, LAZISNU, serta sejumlah badan otonom lainnya.

Menurut Ida, langkah tersebut merupakan bentuk penguatan sinergi antara PKB dengan NU dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"PKB harus hadir di tengah masyarakat. Donor darah, pelayanan kesehatan, santunan anak yatim, hingga bantuan operasional kepada PCNU dan Banom NU merupakan bentuk pengabdian kami kepada umat," katanya.

Ida menambahkan, tema "Arah Baru Amanat Ekonomi Konstitusi" menjadi pengingat bahwa pembangunan ekonomi harus berpijak pada amanat UUD 1945 dengan mengutamakan kesejahteraan rakyat.

PKB, katanya, akan terus memperjuangkan kebijakan yang berpihak kepada petani, nelayan, pelaku UMKM, santri, dan kelompok masyarakat kecil lainnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPW PKB Jawa Tengah, yang juga Bupati Kudus, Sam'ani Intakoris menilai usia 28 tahun menjadi bukti konsistemsi PKB dalam memberikan kontribusi bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ia berharap semangat pengabdian tersebut terus dijaga.

Menurutnya, pembangunan ekonomi harus mampu menghadirkan kesejahteraan yang berkeadilan, bukan sekadar mengejar pertumbuhan angka.

"Saya berharap tema ini menjadi semangat untuk terus menghadirkan gagasan dan kebijakan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat. Kolaborasi antara pemerintah dan seluruh kekuatan politik merupakan modal penting untuk menjaga stabilitas, mempercepat pembangunan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Ia juga mengapresiasi kolaborasi yang selama ini terjalin antara PKB dan Pemerintah Kabupaten Kudus dalam mendukung berbagai program pembangunan daerah.

Menurutnya, kemitraan tersebut perlu terus diperkuat agar manfaat pembangunan semakin dirasakan masyarakat.

Acara Harlah ke-28 PKB Kabupaten Kudus kemudian ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur atas perjalanan partai selama hampir tiga dekade serta komitmen untuk terus mengawal kepentingan rakyat melalui kerja-kerja nyata. (dik)

Editor : Andika Trisna Saputra
harlah partai aksi sosial Kudus DPC PKB