DAWE – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 resmi dimulai di Desa Rejosari, Kecamatan Dawe, Rabu (15/7).
Selama 30 hari ke depan, program kolaborasi antara TNI dan Pemerintah Kabupaten Kudus itu akan difokuskan pada pembangunan infrastruktur desa serta pemberdayaan masyarakat melalui berbagai kegiatan nonfisik.
Pembukaan TMMD digelar di lapangan selatan Gedung Serbaguna Desa Rejosari dan dipimpin langsung oleh Bupati Kudus Sam'ani Intakoris bersama jajaran Kodim 0722/Kudus, pemerintah daerah, serta unsur Forkopimda.
Bupati Kudus Sam'ani Intakoris mengapresiasi seluruh pihak yang telah berperan aktif menyukseskan pelaksanaan TMMD di Kabupaten Kudus.
Menurutnya, program tersebut merupakan wujud nyata darma bakti seklaigus komitmen TNI dalam mempercepat pemerataan pembangunan dan memperkuat ketahanan nasional hingga tingkat desa.
"Program ini menjadi upaya strategis untuk membangun desa yang semakin maju dan sejahtera. TNI selalu hadir di tengah masyarakat dan membantu percepatan pembangunan daerah," ujarnya.
Sam'ani mengatakan, pembangunan desa melalui TMMD diharapkan mampu menimgkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat.
Selain membangun infrastruktur, program tersebut juga menjadi sarana memperkuat kolaborasi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat.
Ia berharap sinergi yang terjalin mampu mendorong pertumbuhan desa sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan langsung oleh warga.
Menurutnya, pembangunan juga harus tetao berpegang teguh pada nilai-nilai kearifan lokal agar identitas desa tetap terjaga.
"Filosofi bersama rakyat TNI kuat hendaknya menjadi semangat bersama. Kehadiran TNI harus selalu selaras dengan kebutuhan masyarakat," katanya.
Sementara itu, Dandim 0722/Kudus Letkol Arh Yuusufa Allan Andriasie menjelaskan, sasaran prioritas TMMD kali ini adalah pembangunan jalan betonisasi sepanjang 450 meter dengan lebar 3 meter dan ketebalan 15 sentimeter.
Infrastruktur tersebut diharapkan mampu meningkatkan akses transportasi warga serta memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat.
Selain pekerjaan jalan, di Desa Rejosari juga sedang berlangsung pembangunan jembatan yang menghubungkan antarwilayah.
Pekerjaan tersebut dilaksanakan secara terpisah dari program TMMD.
Pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap III berlangsung mulai 15 Juli hingga 13 Agustus 2026.
Total anggaran yang dialokasikan mencapai Rp 593 juta yang bersumber dari APBD Kabupaten Kudus dan APBD Provinsi Jawa Tengah.
Rinciannya, sebesar Rp 346 juta berasal dari APBD Kabupaten Kudus dan Rp 247 juta dari APBD Provinsi Jawa Tengah.
Selain sasaran fisik, TMMD juga diisi berbagai jegiatan nonfisik berupa penyuluhan bela negara dan wawasan kebangsaan, penyuluhan psikologi, penyuluhan pertanian, pemberdayaan masyarakat, hingga peningkatan kesiapsiagaan menghadapi bencana.
Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat ketahanan masyarakat di tingkat desa. (dik)
Editor : Andika Trisna Saputra