Kudus Pati Jepara Karimunjawa Blora Grobogan Rembang Jateng Nasional Internasional Sportainment Otomotif Teknologi pedoman media siber Wisata Pendidikan Religi Lifestyle Kuliner Kesehatan Hobi Fashion Entertainment Ekonomi Inspirashe Feature Catatan

Peristiwa di Hotel Kudus Gegerkan Karyawan, Polisi Dalami Dugaan Percobaan Bunuh Diri

Ali Mustofa • Selasa, 14 Juli 2026 | 11:47 WIB
OLAH TKP: Tim Satreskrim Polres Kudus bersama Unit Inafis mengolah TKP di sebuah kamar hotel, Senin (13/7). (ANDIKA TRISNA SAPUTRA/RADAR KUDUS)
OLAH TKP: Tim Satreskrim Polres Kudus bersama Unit Inafis mengolah TKP di sebuah kamar hotel, Senin (13/7). (ANDIKA TRISNA SAPUTRA/RADAR KUDUS)

KUDUS – Seorang perempuan berinisial ALS (27), warga Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, ditemukan bersimbah darah di dalam kamar sebuah hotel di Kecamatan Jati, Selasa (13/7).

Korban diduga melakukan percobaan bunuh diri dengan menyayat pergelangan tangan kirinya.

Polisi menduga peristiwa tersebut dipicu persoalan asmara, namun penyelidikan masih terus dilakukan.

Peristiwa itu menggegerkan karyawan hotel setelah ayah korban datang mencari putrinya sekitar pukul 15.30 WIB karena mendapat informasi mengenai keberadaan ALS di hotel tersebut.

Beberapa menit kemudian, sekitar pukul 15.45 WIB, korban langsung dievakuasi menggunakan ambulans menuju RS Mardirahayu Kudus untuk mendapatkan penanganan medis.

Kapolsek Jati AKP Hadi Noor Cahyo mengatakan, hasil penyelidikan awal mengarah pada dugaan percobaan bunuh diri yang dipicu persoalan asmara.

“Diduga percobaan bunuh diri dengan motif masalah asmara. Korban berinisial ALS, perempuan berusia 27 tahun, warga Kecamatan Jekulo,” ujarnya saat ditemui di lokasi, Senin (13/7).

Menurut Hadi, saat ayah korban tiba di hotel, pintu kamar dalam kondisi terkunci dari dalam.

Ayah korban beberapa kali mengetuk pintu hingga akhirnya dibuka sendiri oleh korban yang saat itu masih sadar, tetapi kondisinya sudah sangat lemas.

Petugas mendapati korban mengalami luka sayatan pada urat nadi lengan kiri, sementara lantai kamar dipenuhi darah berceceran di lantai kamar.

Melihat kondisi tersebut, pihak hotel segera menghubungi petugas medis untuk membawa korban ke rumah sakit.

Tim Satreskrim Polres Kudus bersama Unit Inafis kemudian tiba di lokasi sekitar pukul 16.00 WIB untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Polisi mendokumentasikan kondisi kamar, mengamankan barang bukti, serta membersihkan sisa darah di lokasi.

Proses olah TKP selesai sekitar pukul 18.00 WIB.

Dari hasil pemeriksaan di lokasi, polisi menemukan sebuah silet yang diduga digunakan korban, serta dua botol minuman keras jenis anggur merah. 

Satu botol dalam kondisi kosong, sedangkan satu lainnya masih tersegel.

“Barang bukti yang ditemukan di dalam kamar berupa silet serta dua botol minuman keras. Seluruh barang pribadi korban telah dibawa oleh pihak keluarga,” jelas Hadi.

Sementara itu, salah seorang petugas hotel, Susan, mengatakan korban datang seorang diri sekitar pukul 12.30 WIB menggunakan layanan transportasi daring GrabCar untuk melakukan check-in.

Selama berada di hotel, resepsionis tidak melihat ada tamu lain yang masuk ke kamar korban.

Saat ditemukan, pintu kamar juga masih terkunci dari dalam. (dik/him)

Editor : Ali Mustofa
persoalan asmara percobaan bunuh diri bersimbah darah hotel di kudus