Kudus Pati Jepara Karimunjawa Blora Grobogan Rembang Jateng Nasional Internasional Sportainment Otomotif Teknologi pedoman media siber Wisata Pendidikan Religi Lifestyle Kuliner Kesehatan Hobi Fashion Entertainment Ekonomi Inspirashe Feature Catatan

Mengenal Lebih Dekat Gunung Argopiloso, Surga Pendakian Asri di Pegunungan Muria yang Masih Dipenuhi Hutan Lebat

uinbroadcasting • Selasa, 30 Juni 2026 | 11:47 WIB
Puncak Gunung Argopiloso di Pegunungan Muria menawarkan panorama alam yang masih asri dengan hamparan hutan lebat dan udara pegunungan yang sejuk. (Ilustrasi)
Puncak Gunung Argopiloso di Pegunungan Muria menawarkan panorama alam yang masih asri dengan hamparan hutan lebat dan udara pegunungan yang sejuk. (Ilustrasi)

KUDUS – Di tengah semakin populernya wisata pendakian di Indonesia, masih ada sejumlah gunung yang mampu mempertahankan keasrian alamnya.

Salah satunya adalah Gunung Argopiloso yang berada di kawasan Pegunungan Muria, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.

Gunung ini menjadi pilihan menarik bagi pendaki yang ingin menikmati suasana alam yang tenang, jauh dari keramaian, serta dikelilingi hutan yang masih lebat dan alami.

Terletak di kawasan Desa Japan, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Gunung Argopiloso memiliki ketinggian sekitar 1.581 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Meski tidak setinggi gunung-gunung populer di Pulau Jawa, pesona alam yang ditawarkan mampu memberikan pengalaman pendakian yang berbeda.

Keunggulan utama Gunung Argopiloso terletak pada kondisi hutannya yang masih terjaga.

Sepanjang perjalanan menuju puncak, pendaki akan disuguhi pepohonan berukuran besar, vegetasi yang rapat, udara pegunungan yang sejuk, serta suara satwa liar yang masih kerap terdengar.

Suasana tersebut membuat jalur pendakian terasa lebih alami dibandingkan beberapa gunung yang sudah ramai dikunjungi wisatawan.

Selain menjadi habitat berbagai jenis flora dan fauna, kawasan hutan ini juga berperan penting sebagai daerah resapan air bagi wilayah Pegunungan Muria.

Karena itu, para pendaki diimbau untuk selalu menjaga kebersihan dan tidak merusak lingkungan selama melakukan pendakian.

Panorama Tiga Kabupaten dari Atas Puncak

Sesampainya di puncak, rasa lelah selama perjalanan akan terbayar dengan panorama alam yang memukau.

Dari titik tertinggi Gunung Argopiloso, pendaki dapat menikmati pemandangan tiga kabupaten sekaligus, yakni Kudus, Jepara, dan Pati.

Ketika cuaca cerah, garis perbukitan Pegunungan Muria tampak membentang luas.

Bahkan, dari puncak ini pendaki juga dapat melihat Puncak 29, salah satu titik tertinggi lain di kawasan Muria yang menjadi tujuan para pencinta alam.

Kabut tipis yang sering turun pada pagi maupun sore hari menambah kesan eksotis, sementara udara yang sejuk membuat suasana di puncak terasa nyaman untuk beristirahat sejenak sebelum kembali turun.

Jalur Pendakian Dimulai dari Basecamp Rejenu

Perjalanan menuju Gunung Argopiloso umumnya dimulai dari Basecamp Rejenu, yang berada di kawasan wisata Air Tiga Rasa Rejenu.

Lokasi ini cukup dikenal karena memiliki sumber mata air unik dengan tiga cita rasa berbeda, yakni manis, asam, dan menyerupai soda.

Di area basecamp tersedia tempat parkir serta warung yang melayani kebutuhan pendaki selama 24 jam sehingga memudahkan untuk membeli logistik sebelum memulai perjalanan.

Dari basecamp menuju Pos 1 membutuhkan waktu sekitar 30 menit. Jalurnya relatif landai dengan kondisi hutan yang masih rindang.

Meski demikian, pendaki perlu mewaspadai keberadaan nyamuk hutan yang cukup banyak di beberapa titik.

Perjalanan menuju Pos 2 mulai menghadirkan tantangan yang lebih berat. Trek didominasi tanjakan, akar pohon, dan jalur yang berada di sisi lereng.

Salah satu bagian yang cukup menarik adalah keberadaan tangga bambu yang dipasang mengikuti kontur akar pohon besar.

Selanjutnya, jalur menuju Pos 3 membawa pendaki memasuki kawasan hutan yang lebih rapat. Vegetasi berupa semak dan rumput tinggi menjadi ciri khas lintasan ini.

Pos 3 sendiri ditandai oleh sebuah pohon besar yang dahulu menjadi penanda utama, meski kini pohon tersebut telah mati akibat kebakaran yang pernah terjadi beberapa tahun lalu.

Dari Pos 3, perjalanan menuju puncak hanya memerlukan waktu sekitar 30 hingga 45 menit.

Menjelang puncak, pendaki akan melewati tangga kayu yang berada di antara sisi jurang sehingga diperlukan konsentrasi dan kehati-hatian saat melintas.

Jalurnya Ramah untuk Pemula, Tetapi Tetap Menuntut Kewaspadaan

Secara umum, jalur pendakian Gunung Argopiloso masih tergolong ramah bagi pendaki pemula yang memiliki kondisi fisik baik.

Waktu tempuh menuju puncak berkisar dua hingga empat jam, bergantung pada kecepatan berjalan dan lama waktu istirahat.

Namun demikian, beberapa titik memiliki medan yang cukup menantang, terutama ketika memasuki musim hujan.

Jalur tanah dapat menjadi licin sehingga penggunaan sepatu gunung dengan daya cengkeram yang baik sangat disarankan.

Selain itu, pendaki sebaiknya tidak memaksakan diri apabila kondisi tubuh mulai menurun.

Manfaatkan setiap pos sebagai tempat beristirahat agar perjalanan tetap aman.

Tips Mendaki Gunung Argopiloso

Sebelum melakukan pendakian, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan agar perjalanan berjalan lebih nyaman.

Gunung Argopiloso bukan hanya menawarkan perjalanan menuju puncak, tetapi juga menghadirkan pengalaman menikmati alam Pegunungan Muria yang masih terjaga keasriannya.

Hutan yang lebat, udara yang segar, serta panorama alam yang luas menjadikan gunung ini layak disebut sebagai salah satu hidden gem pendakian di Jawa Tengah bagi siapa saja yang ingin menikmati suasana alam yang masih alami. (Muthia)

Editor : Ali Mustofa
#gunung argopiloso #gunung asri #wisata alam kudus