Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

350 Anak Yatim di Kudus Tersenyum Bahagia saat 10 Muharram, Dapat Santunan dan Hadiah Istimewa

uinbroadcasting • Jumat, 26 Juni 2026 | 09:37 WIB
Bupati Kudus Sam
Bupati Kudus Sam'ani Intakoris memberikan santunan kepada anak-anak yatim piatu

KUDUS - Sebanyak 350 anak yatim dari berbagai wilayah di Kabupaten Kudus menerima santunan dalam kegiatan Yatama yang digelar di Masjid Agung Kudus, Kamis (25/6/2026) siang.

Kegiatan yang bertepatan dengan 10 Muharram atau Hari Asyura tersebut menjadi agenda rutin tahunan sebagai bentuk kepedulian terhadap anak yatim.

Santunan diberikan kepada anak-anak yatim berusia maksimal 12 tahun.

Selain menerima bantuan uang tunai, mereka juga mendapatkan buket berisi aneka makanan ringan dan jajanan. 

Kegiatan tersebut berlangsung meriah dan dihadiri para pengurus masjid, donatur, serta sejumlah pejabat daerah.

Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, mengapresiasi seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Menurutnya, santunan anak yatim merupakan wujud nyata kepedulian sosial yang perlu terus dijaga dan dikembangkan.

"Terima kasih kepada para donatur yang telah memberikan dukungan dalam kegiatan santunan anak yatim ini. Semoga menjadi amal ibadah dan mendapatkan pahala yang berlipat dari Allah SWT," ujarnya.

Ia menilai kegiatan tersebut tidak hanya memberikan bantuan materi, tetapi juga menghadirkan perhatian dan kasih sayang bagi anak-anak yatim.

Sam’ani berharap santunan yang diberikan dapat bermanfaat serta menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus belajar dan meraih cita-cita.

"Kurang lebih ada 350 anak yatim yang menerima santunan. Semoga bantuan ini bermanfaat dan mereka tumbuh menjadi generasi harapan bagi nusa dan bangsa," tambahnya.

Ketua Umum Masjid Agung Kudus, H. Noor Badi, mengatakan kegiatan santunan anak yatim sengaja dilaksanakan pada bulan Muharram karena memiliki nilai keutamaan dalam ajaran Islam.

Selain menjalankan perintah agama, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Menurutnya, perhatian terhadap anak yatim merupakan salah satu ajaran yang sangat ditekankan dalam Islam. Karena itu, kegiatan santunan rutin digelar setiap tahun dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, pengusaha, hingga masyarakat umum.

"Dengan berkumpulnya 350 anak yatim dari seluruh Kabupaten Kudus ini, kami berharap mereka semakin bersemangat dan merasakan bahwa masih banyak pihak yang peduli kepada mereka," katanya.

Noor Badi juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Kudus dan para donatur yang selama ini konsisten mendukung kegiatan sosial di Masjid Agung Kudus.

Melalui kegiatan ini, panitia berharap semangat berbagi dan kepedulian terhadap anak yatim tidak hanya hadir pada momentum 10 Muharram.

Tetapi juga terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga dapat membantu menciptakan generasi yang lebih sejahtera dan berkarakter. (Bayu Bahtiar)

Editor : Ali Mustofa
#yatim piatu #Masjid Agung Kudus #Kudus #santunan anak yatim #bupati kudus