Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Warga Antre Berjam-jam Untuk Memperoleh Nasi Jangkrik di Komplek Menara Kudus

Ali Mustofa • Kamis, 25 Juni 2026 | 09:42 WIB
NGALAP BERKAH: Warga antre untuk mendapatkan nasi jangkrik di komplek Menara Kudus. (GALIH ERLAMBANG W/Radar Kudus)
NGALAP BERKAH: Warga antre untuk mendapatkan nasi jangkrik di komplek Menara Kudus. (GALIH ERLAMBANG W/Radar Kudus)

KUDUS - Ribuan masyarakat memadati Kompleks Masjid Menara Kudus, Kamis (25/6) pada peringatan puncak tradisi buka luwur Makam Sunan Kudus.

Warga rela antre sejak subuh untuk mendapatkan sebungkus nasi jangkrik. 

Pantauan di lapangan warga antre di sebelah selatan dan utara Menara Kudus. Antrean tersebut dibuka pukul 05.30. 

Antrean di sisi selatan merupakan antrean untuk laki-laki. Sementara perempuan berada di sisi utara Menara Kudus. 

Bagi warga yang bersedakah sebelum hari H buka luwur, panitia memberikan kupon untuk ditukarkan nasi jangkrik di Sekretariat. 

NGALAP BERKAH: Warga antre untuk mendapatkan nasi jangkrik di komplek Menara Kudus. (GALIH ERLAMBANG W/Radar Kudus)
NGALAP BERKAH: Warga antre untuk mendapatkan nasi jangkrik di komplek Menara Kudus. (GALIH ERLAMBANG W/Radar Kudus)

Salah satu warga asal Jepara, Rohim, 18 mengaku datang sebelum subuh ke Menara Kudus.

Dia bersama tiga rekannya antre untuk mendapatkan nasi jangkrik seusai salat subuh. 

Dengan sabar dan bergantia Rohim dan rekannya rela antre. Menurutnya ada keberkahan dalam setiap tradisi buka luwur Sunan Kudus. 

"Alhamdulilah tadi dapat nasi sekitar pukul 06.00. Ini  saya mau makan bersama keluarga di rumah," jelasnya. 

Sementara itu, Yuri Setyawati merasa beruntung. Dia tidak terlalu lama mengantre.

Ia datang pukul 06.00 dan mendapatkan nasi sekitar pukul 07.00.

Warga asal Jekulo itu, langsung menyantap nasi berbungkus daun jati di lokasi.

Di dalam nasi tersebut terdapat potongan daging kerbau atau kambing. 

"Rasanya cukup enak, dan Alhamdulilah dapat cepat semoga mendapatkan keberkahan," jelasnya. 

Terpisah Humas Yayasan Masjid Menara dan Makam Sunan Kudus, Denny Nur Hakim menyatakan, kegiatan buka luwur ini merupakan bentuk menteladani laku Sunan Kudus menyebarkan agama Islam dan mengajarkan tentang berkehidupan sesuai syariat Islam. 

Ia menambahkan, pada momen buka luwur tahun ini setidaknya nasi berbungkus daun jati yang dibagikan ke masyarakat sekitar 40 ribu-an.

Jumlah hewan yang dipotong ada 22 ekor kerbau, 91 kambing, sedangkan beras yang dimasak ditaksir mencapai 9,1 ton. 

"Kami mendistribusikan ke seluruh kecamatan dan langsung ke masyarakat," ungkapnya. 

Denny menjelaskan, nasi yang dibagikan ada dua jenisnya. Pertama jangkrik dan uyah asem. 

Untuk nasi jangkrik ini disajikan dengan kuah dan dibagikan kepada relaso, kiai, dan tamu.

Sementara masyarakat umum dibagikan nasi uyah asem yang tanpa kuah. 

"Kalau dibagikan kepada masyarakat dengan kuah nanti akan cepat basi," pungkasnya. (gal)

Editor : Ali Mustofa
#nasi jangkrik #sunan kudus #buka luwur #menara kudus