Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Kebakaran Hanguskan Kandang Kambing di Undaan Kudus, 23 Ekor Ternak Tak Terselamatkan, Begini Kejadiannya

Ali Mustofa • Rabu, 17 Juni 2026 | 14:23 WIB
TERPANGGANG: Kondisi kandang dan kambing yang terbakar di Desa Undaan Lor, Kecamatan Undaan, Kudus. (BPBD KUDUS UNTUK RADAR KUDUS)
TERPANGGANG: Kondisi kandang dan kambing yang terbakar di Desa Undaan Lor, Kecamatan Undaan, Kudus. (BPBD KUDUS UNTUK RADAR KUDUS)

KUDUS – Sebuah kandang kambing di kawasan Tanah Berem, Sungai Wulan, Gang 13, Desa Undaan Lor, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, terbakar pada Selasa (16/6/2026) pagi.

Kebakaran tersebut mengakibatkan 23 ekor kambing tidak dapat diselamatkan dan turut hangus bersama bangunan kandang.

Kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp30 juta. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

Kandang yang terbakar diketahui milik Lisanto (62), warga setempat yang berprofesi sebagai petani.

Dari hasil penelusuran awal Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus, api diduga berasal dari sisa pembakaran kotoran kambing serta rumput yang belum sepenuhnya padam di sekitar kandang.

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kudus, Ahmad Munaji, menjelaskan bahwa warga pertama kali melihat api saat sudah membesar dan mulai melalap bangunan kandang.

“Begitu menerima laporan, petugas segera menuju lokasi. Tercatat 23 kambing serta kandang hangus terbakar dengan estimasi kerugian sekitar Rp30 juta,” ujarnya.

Ia menambahkan, kejadian ini bermula pada sehari sebelumnya, Senin (15/6) sekitar pukul 16.00 WIB, ketika pemilik kandang membakar kotoran kambing dan sisa rumput untuk mengurangi bau serta mengusir serangga.

Namun diduga masih terdapat bara api yang belum benar-benar padam hingga kemudian memicu kebakaran pada material di sekitar kandang.

Api baru terdeteksi keesokan paginya saat sudah membesar.

Saksi mata, Suprapto (62), yang memiliki kandang di dekat lokasi, melihat kobaran api sekitar pukul 06.00 WIB saat hendak mengecek ternaknya.

Ia kemudian segera meminta bantuan warga sekitar untuk melakukan pemadaman awal.

Bersama Rustadi (65), Suprapto berupaya memadamkan api sambil melaporkan kejadian ke Pemerintah Desa Undaan Lor, Forkopimcam Undaan, Polsek Undaan, dan petugas Trantibum.

Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 07.00 WIB setelah warga dan petugas bahu-membahu melakukan pemadaman.

Namun, seluruh kambing di dalam kandang tidak sempat dievakuasi.

Penanganan di lokasi melibatkan Trantibum Kecamatan Undaan, Relawan Kecana Undaan, Polsek Undaan, serta Tim Inafis Polres Kudus.

Petugas juga melakukan pendataan serta mengingatkan warga agar lebih berhati-hati saat menggunakan api di sekitar bahan mudah terbakar.

“Berdasarkan keterangan pemilik, kejadian ini diduga karena kelalaian saat pembakaran. Kami mengimbau masyarakat memastikan api benar-benar padam setelah aktivitas pembakaran,” tutup Ahmad Munaji. (gal)

Editor : Ali Mustofa
#kebakaran #bpbd kudus #kobaran api #kandang kambing